* BELAJAR DARI BURUNG RAJAWALI *

- Redaktur

Kamis, 7 Oktober 2021 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv –
Burung Rajawali memiliki beberapa musuh, salah satunya adalah Burung Gagak, yang selalu berteriak dan mengganggu.

Kenyataannya kita semua memiliki beberapa “Burung Gagak” dalam hidup kita, anda mungkin punya sekumpulan dari mereka.

Beberapa orang dapat menjengkelkan kita, mereka dapat mengganggu kita, jika kita membiarkan mereka.

Sebaliknya kita perlu mengambil pelajaran dari Burung Rajawali.

Saat seekor Burung Rajawali sedang keluar terbang, seringkali seekor atau beberapa ekor Burung Gagak akan datang mengikutinya dari belakang dan mulai mengganggunya, mengolok-oloknya dan membuatnya jengkel.

Untuk mengusir musuhnya, Burung Rajawali hanya merentangkan sayapnya sepanjang 8 kaki, memperhatikan tekanan udara, serta naik lebih tinggi dan lebih tinggi, hingga ia mencapai ketinggian tertentu, dimana tidak ada burung lain yang sanggup terbang setinggi itu. Bahkan Burung Gagak pun tak bisa bernafas dalam ketinggian tersebut.

Dengan cara yang sama, jika kita ingin menyingkirkan gangguan, kita perlu naik lebih tinggi, jangan pernah turun ke bawah ke tingkat yang berlawanan.

Jangan berdebat, jangan berusaha untuk membalas dendam pada seseorang, jadilah orang yang berjiwa besar, hiduplah dalam kasih, bersikaplah berani memberkati bahkan musuh-musuh kalian.

Akhirnya, Burung Gagak tidak bisa bersaing dengan Burung Rajawali.

Ingat, jika orang merendahkan kita, itu artinya kita sudah di posisi lebih tinggi dari orang tersebut.

Belajarlah untuk menjalani kehidupan dengan mengatasi keadaan kita. Naikkan kualitas hidup kita lebih tinggi dalam mengatasi persoalan kita, perbesar kapasitas hati kita, jangan biarkan orang menarik kita ke dalam konflik dan perpecahan, dan membuat kita menjadi gusar atau bergunjing.

Jadilah seperti Burung Rajawali, sehingga “Gagak-Gagak” anda tidak ada alasan untuk bisa mengganggu anda lagi.

*Tidak usah mengurusi orang-orang yang mengganggumu tapi tinggalkan mereka semua dengan langkah maju kedepan…

Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia.

SALAM ROMO ASUN GOTAMA.
WASEKJEND DPP WALUBI

(Redaksi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Festival Muharram Angkat Sejarah dan Pariwisata Berbasis Syar’i, Kenalkan Warisan Islam kepada Generasi Z
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID

Berita Terbaru