JAKARTA | Sangkakala.tv –
Ternyata, ada *HORMON KEBAHAGIAAN* yang dikeluarkan oleh tubuh kita sendiri yang membuat kita *BAHAGIA*, punya *daya tahan* tubuh yang lebih *KUAT* terhadap penyakit, yang disebut sebagai *Hormon Endorfin*.
Nama hormon ini seperti *obat tidur* yang *DIPRODUKSI* secara *sehat* oleh tubuh dan disebut-sebut juga sebagai *PENGHILANG* rasa *nyeri*, bahkan jauh lebih kuat dari banyak *obat* sekalipun
Bagaimana *HORMON ENDORFIN* ini _diproduksi ?
Saat kita berpikir *positif*, berperasaan (emosi) *positif*, dan juga bertindak *positifp*.
Saat kita *BERSYUKUR*, secara *otomatis* tubuh akan mengeluarkan *hormon endorfin.*
Saat kita *berpikiran* _baik, positif, tersenyum, berbahagia dalam hidup, akan lebih banyak *hormon endorfin* yang *KELUAR*.
Jika banyak orang *BERTANYA* bagaimana mencari *kebahagiaan* dan ingin *mendapatkannya* ?
Ternyata tidak perlu jauh-jauh karena yang kita *CARI* ada di *pikiran* dan *hati* kita.
Jika *PIKIRAN* kita *positif*, maka tubuh akan menghasilkan *hormon kebahagiaan* lebih banyak.
Tidak perlu *mencari-cari* sumber *KEBAHAGIAAN* dari luar sana, hanya *MELIHAT* kedalam diri sendiri, maka *kebahagiaan* dan juga *kesehatan* akan kita dapatkan.
Menariknya, didalam *hormon kebahagiaan* ini adalah juga *hormon kesehatan*.
Jika kita ingin *SEHAT*, hormon ini harus banyak-banyak keluar dari tubuh, karena *hormon endorfin* ini bisa *MEMPERKUAT* daya tahan tubuh dan meningkatkan *STAMINA*.
Jadi, jika sering *loyo*, sering *sakit*, pegel-pegel, bisa jadi karena masih banyak *pikiran* dan emosi *negatif* yang dikeluarkan.
Bagaimana agar *hormon endorfin* ini bisa *keluar* ?
Saya rangkumkan dari buku “*Man Jadda Wajada 3*” : Hidup Sekali Sukses Berkali-Kali “.
*Pertama*,
Bangun *mindset positif*. Berpikir yang *positif.* Setiap sesuatu mempunyai *dua sisi*, positif_ dan negatif.
Lihatlah segala sesuatu dari sisi *POSITIF* saja, dari sisi *baiknya*. Sehingga yang ada dalam *pikiran* kita adalah hal-hal baik. Kalau yang *dipikirkan* adalah sisi *NEGATIF*, yang terjadi adalah *pikiran* kita akan menjadi *negatif*.
Akhirnya timbul rasa marah, kesal, dan juga menyesal, Sedikit saja hal-hal *negatif* itu keluar, maka bukan *hormon kebahagiaan* yang timbul, tetapi hormon yang bahkan *merusak* tubuh.
*Kedua*,
Bangun *PERASAAN* dan emosi *POSITIF.* Buang semua emosi *NEGATIF* seperti marah, dendam, takut, sedih, iri hati, merasa *dizhalimi*, dan sebagainya, Sebaliknya, bangun emosi *POSITIF* seperti cinta, kegembiraan, dan *antusiasme* dalam mengerjakan sesuatu Dengan kita menebarkan*CINTA* dirumah, kantor, dan dimana saja akan membuat *SUASANA* menjadi lebih menyenangkan dan menyehatkan.
Saatnya menunjukkan kita adalah orang-orang yang *BAHAGIA.*
*Ketiga*,
Lakukan *KEBAIKAN* setiap saat. Mengerjakan *kebaikan* akan menjadi sumber *kebahagiaan* yang *LUAR BIASA*. Akibatnya, orang semakin *SEHAT* dan semakin *POSITIF* karena merasa dirinya berharga dan bernilai Misi manusia di dunia ini adalah menebarkan *kebaikan* kepada orang sebanyak-banyaknya, Dengan berbuat *baik*, hidup akan lebih *bermakna*.
*Kebahagiaan, kesehatan*, semua bermula dari hal-hal *POSITIF*, yang kita pikirkan, rasakan, dan *lakukan*.
*Ingin sehat* ?
Mulailah berpikir *POSITIF*, mengeluarkan emosi yang *POSITIF*, dan bertindak *POSITIF* .
Semoga Semua Makhluk Berbahagia.
SALAM ROMO ASUN GOTAMA.
WASEKJEND DPP WALUBI
(Redaksi)








