* MENJADI PUTRA DAN PUTRI ALLAH *

- Redaktur

Minggu, 10 Oktober 2021 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv –
*Kita adalah Ranting*

*Ayat Inti : Yohanes 15:5*

“Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.”_

“Kita tidak memiliki apa-apa, kita bukan siapa-siapa, kecuali kita menerima kebajikan dari Yesus Kristus.”

Sampai hati kita diserahkan tanpa syarat kepada Tuhan, agen manusia tidak tinggal di pokok anggur yang benar, dan tidak dapat berkembang pada pokok anggur itu, dan menghasilkan banyak buah.

Tuhan tidak akan membuat kompromi sedikit pun dengan dosa.

Jika Dia bisa melakukan ini, Kristus tidak perlu datang ke dunia kita untuk menderita dan mati.

Tidak ada pertobatan yang murni yang tidak mengubah karakter dan perilaku orang-orang yang menerima kebenaran. Kebenaran bekerja dengan kasih, dan menyucikan jiwa.

Profesi kita tidak berharga kecuali kita tinggal di dalam Kristus ;
Karena kita tidak dapat menjadi ranting yang hidup kecuali kualitas-kualitas vital dari pokok anggur berlimpah di dalam kita.

Dalam orang Kristen sejati, karakteristik Tuannya akan muncul, dan ketika kita mencerminkan rahmat Kristus dalam kehidupan dan karakter kita, Bapa mengasihi kita sebagaimana Dia mengasihi Putra-Nya.

Ketika syarat ini dipenuhi mereka yang mengaku percaya kebenaran saat ini, kita akan melihat gereja yang makmur, karena para anggotanya tidak akan hidup untuk diri mereka sendiri, tetapi bagi Dia yang mati untuk mereka, dan mereka akan menjadi ranting-ranting pokok anggur yang hidup yang berkembang.

Akar pohon memiliki tugas ganda untuk diisi. Yaitu harus berpegang kuat ke bumi, sementara ia mengambil sendiri makanan yang diinginkan.

Demikian pula dengan orang Kristen. Ketika persatuannya dengan Kristus, stok utama, terpenuhi, ketika dia memakannya, arus kekuatan spiritual diberikan kepadanya.

Bisakah daun dari satu dahan seperti itu layu ? –Tidak !
Selama jiwa mencapai Kristus, hanya ada sedikit bahaya bahwa dia akan layu, terkulai, dan membusuk. Godaan yang mungkin datang seperti badai tidak akan mencabutnya.

Orang Kristen sejati membuat motif untuk perbuatannya dari kasihnya yang mendalam kepada Penebusnya. Kasih sayangnya kepada Tuannya adalah benar dan suci. (Calves.C)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tebar Kebaikan, PLTU Serahkan Hewan Kurban
Pengurus BKS Pemuda/i GKPI Wil.VII Humbahas, Samosir, Toba dan Taput Periode 2025-2030
Pemkab Humbang Hasundutan Hadiri Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan
Bupati Humbahas Hadiri Pelantikan Pengurus WKRI Cabang Humbang Hasundutan Masa Bakti 2026-2029
Jumat Berkah, TNI-Polri dan Satpol PP Tebar Kepedulian untuk Warga
Warga Kecewa Kondisi Baru Masjid Nurul Wathon Pakansari, Fasilitas Dinilai Banyak Rusak
Wakil Bupati Tapteng Berangkatkan Calon Jemaah Haji Kloter 14 Embarkasi Medan
55 Jamaah Calon Haji Asal Tapteng Diberangkatkan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:57 WIB

Tebar Kebaikan, PLTU Serahkan Hewan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pengurus BKS Pemuda/i GKPI Wil.VII Humbahas, Samosir, Toba dan Taput Periode 2025-2030

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Humbang Hasundutan Hadiri Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:22 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Pelantikan Pengurus WKRI Cabang Humbang Hasundutan Masa Bakti 2026-2029

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:58 WIB

Jumat Berkah, TNI-Polri dan Satpol PP Tebar Kepedulian untuk Warga

Berita Terbaru

Pemerintahan

BUPATI HUMBAHAS TERIMA AUDIENSI UPT SAMSAT DOLOKSANGGUL

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:59 WIB

Pemerintahan

Bupati Tapteng Terima penghargaan dari Kementerian Hukum

Kamis, 11 Jun 2026 - 18:47 WIB