*Janganlah Menyakiti Makhluk Hidup*

- Redaktur

Senin, 11 Oktober 2021 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Sangkakala.tv –
Dahulu kala ada seorang dokter tua bernama Sun. Dia amat baik, terutama kepada hewan.

Ketika dia sedang berjalan-jalan ke luar desa, pada suatu hari yang cerah di musim gugur, dia melihat dua anak telah menangkap seekor ular.
Mereka mempermainkannya sehingga ular itu sangat kecapaikan sampai hampir mati. Orang tua itu tidak tega untuk membiarkan bahkan seekor ular pun mati, sehingga dia mengeluarkan
sejumlah uang dari kantongnya dan membeli ular itu dari mereka.
Lalu dia membawa ular itu ke ujung kolam dan membiarkannya pergi.

Beberapa hari kemudian ketika dia sedang duduk di ruang kerjanya, dia tertidur. Tak lama kemudian dia melihat seorang pria berpakaian hijau datang dan mengajaknya pergi bersamanya.
Sun mengikuti pria itu ke sebuah istana yang megah. Semuanya rapi dan bersih. Dia tidak tahu di mana dirinya berada.

Ketika Dr. Sun dan pemandunya sampai di ruang utama, seorang pria yang berwibawa keluar dan berkata, “Putraku sedang bermain di Iuar. Jika Anda tidak menyelamatkannya, Tuan, saya rasa
dia sudah tidak hidup.”

Kemudian pelayan-pelayannya menyiapkan hidangan pesta untuk tamu panting mereka. Setelah itu sang ayah menghadiahkan perhiasan dan harta kepada Sun, tetapi sang dokter tidak
menginginkannya sedikit pun.
Sang ayah memaksa, sehingga akhirnya
Sun berkata, “Saya mendengar bahwa di istana kristal naga,” setelah dia mengetahui di mana dia berada, “ada obat mujarab yang dapat menyembuhkan semua penyakit berat maupun ringan yang diidap manusia. Bila anda bersedia memberitahu beberapa dari resep—resep
istimewa itu, sehingga saya dapat menyelamatkan orang-orang yang menderita, itu akan merupakan tindakan kebajikan yang tiada taranya.”

Raja Naga, yang ternyata adalah ayah si ular kecil, langsung mengeluarkan tablet-tablet giok yang di atasnya terpahatkan tiga puluh enam resep. Dia memberikan semuanya kepada Sun.
Setelah menerima resep-resep itu, Dr. Sun kembali ke ruang kerjanya. Dia terbangun dan menyadari itu hanyalah sebuah mimpi.
Anehnya, sejak saat itu, kapan pun dia mengobati pasiennya, tidak peduli seberapa parah penyakitnya, pasien itu pasti segera sembuh.
Dengan cara ini, Sun menyelamatkan banyak orang yang menderita.

SALAM ROMO ASUN GOTAMA.
WASEKJEND DPP WALUBI

(Redaksi(

Facebook Comments Box

Berita Terkait

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Festival Muharram Angkat Sejarah dan Pariwisata Berbasis Syar’i, Kenalkan Warisan Islam kepada Generasi Z
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID

Berita Terbaru