Satika Simamora Tebarkan Konsep “Hu Haholongi Do Ho” Dalam Seminar Feminisme dan Kepemimpinan Perempuan di Indonesia.

- Redaktur

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara | Sangkakala.tv –
Ketua TP. PKK Tapanuli Utara Ny. Satika Nikson Nababan menjadi pembicara pada Seminar ‘Feminisme dan Kepemimpinan Perempuan di Indonesia’ sekaitan dalam memperingati Hari Ulos sedunia, bertempat di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan Tarutung. (Sabtu, 16/10/2021).

Seminar yang diprakarsai oleh Gema Karya Tapanuli Utara ini dibuka oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara Sarlandy Hutabarat, SH, MM didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung dan beberapa pimpinan Perangkat Daerah dihadiri Wakil Ketua TP. PKK Ny. Marsaulina Sarlandy Hutabarat, para perempuan dari berbagai profesi, organisasi dan komunitas serta beberapa stakeholder.

Tampil sebagai pembicara ke-3, Satika Simamora yang menjabat sebagai Ketua TP. PKK, Bunda PAUD Taput, Yayasan Kanker Indonesia Taput dan Ketua Dekranasda Taput mengawali dengan melantumkan lagu yang berjudul ‘Hu Haholongi Do Ho’ untuk menggugah peserta sekaligus menjadi topik paparannya.

“Semoga dengan adanya seminar ini menjadi titik awal untuk perubahan lebih baik, kedepannya kita harapkan kaum perempuan menjadi saluran kasih bagi sekitar kita.

Lakukan hal yang positif dalam kehidupan kita, pasti akan memunculkan ‘Feminisme yang Seksi’. Sebagai ibu rumahtangga, perempuan harus menjadi panutan bagi anaknya agar generasi muda kita memiliki pikiran positif,” awal paparan Satika Simamora.

“Kepemimpinan itu adalah bagaimana kita bisa memberikan solusi dalam kehidupan. Menjadi pemimpin harus dengan kasih sayang dengan cara menjukkan Apresiasi, tawarkan bantuan, bersikap fleksibel dan pengertian, siap untuk mendengarkan serta berikan pelatihan sesering mungkin,” lanjut Satika Simamora.

Dalam kesimpulan paparannya, Ketua TP. PKK menjelaskan bahwa pemimpin tidak harus seorang laki-laki saja tetapi peran kepemimpinan seorang wanita di era modern ini juga sangat dibutuhkan kiprahnya organisasi dipimpin oleh laki-laki.

Perkembangan zaman yang modern ini juga menuntut wanita untuk mampu menjadi seorang pemimpin dimana wanita dan pria memiliki gaya kepemimpinan yang berbeda, tidak selamanya wanita selalu dengan sikap feminisme dan pria dengan sikap maskulin namun ketika perempuan memimpin juga memiliki sisi feminisme dan maskulin.

“Laki-laki dan perempuan harus berjalan selaras dan saling mendukung ibarat kepala dan leher. Hidup itu simpel, yang penting kita berpikir dan berbuat positif karena pertanggungjawaban kita langsung kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Kita tidak tau apa yang akan terjadi kedepannya maka kita harus siap atas apa yang akan terjadi pada kita, biarlah kehendak Tuhan yang terjadi. Hidup ini perlu berserah diri, berdoa dan tetap fokus untuk melakukan sesuatu yang positif.

Kita harus mampu memberikan solusi atas permasalahan di sekelilingnya, lakukan apa yang dapat kita lakukan demi kebaikan, jadilah saluran berkat yang dilatar-belakangi oleh rasa sayang,” ucap Satika Simamora diakhir paparannya.

Turut menjadi pembicara pada Seminar tersebut antara lain Insty R Malau yang merupakan penggiat issu perempuan serta Ujiana Sianturi Ketua Asosiasi UMKM Sumut. (LG)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, Mengapresiasi Kinerja Tenaga Kesehatan Puskesmas Muaragembong
Upacara Hari Otonomi Daerah XXX 2026 di Balaikota Bogor Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
“Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, Hari Otonomi Daerah ke-XXX Diperingati di Humbahas
Apel Pagi HUT ke-30 Otonomi Daerah : Pemerintah Daerah Diharap Mampu Berinovasi Majukan Daerah Masing-masing
Pemkot Bogor Rencanakan Pembangunan Prasasti untuk Margonda, Wujud Penghormatan Pejuang Kemerdekaan
Rudy Susmanto Bahas Arah Pembangunan Jawa Barat di High Level Meeting Musrenbang 2026
Camat Bogor Selatan Tak Henti Tertibkan PKL, Kembalikan Fungsi Trotoar untuk Pejalan Kaki
Bupati Bogor Ajak Kepala Desa Perkuat Sinergi Pembangunan di Bogor Barat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 14:15 WIB

Upacara Hari Otonomi Daerah XXX 2026 di Balaikota Bogor Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Senin, 27 April 2026 - 13:50 WIB

“Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, Hari Otonomi Daerah ke-XXX Diperingati di Humbahas

Senin, 27 April 2026 - 12:20 WIB

Apel Pagi HUT ke-30 Otonomi Daerah : Pemerintah Daerah Diharap Mampu Berinovasi Majukan Daerah Masing-masing

Senin, 27 April 2026 - 12:02 WIB

Pemkot Bogor Rencanakan Pembangunan Prasasti untuk Margonda, Wujud Penghormatan Pejuang Kemerdekaan

Senin, 27 April 2026 - 11:59 WIB

Rudy Susmanto Bahas Arah Pembangunan Jawa Barat di High Level Meeting Musrenbang 2026

Berita Terbaru