*SETIAP PELAYANAN, SAYA SERING DISANTET*

- Redaktur

Minggu, 17 Oktober 2021 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

* Tema :“mengungkapkan rahasia dukun”*

JAKARTA | Sangkakala.tv –
EV. DAUD TONY
Kesaksian Ev.Daud Tony (mantan dukun)-
Saya kembali mulai di pelayanan. Salah satu pelayanan saya di Kota Surabaya, di kota ini saya adakan KKR, dan teman dari KKR tersebut,

*”Mantan dukun santet, dukun sakti, mengungkap rahasia santet-boleh dicoba”*.

Oleh sebab itu banyak orang yang datang. Di lantai satu banyak terdapat dukun-dukun, sedangkan di lantai 2 diadakan KKR, karena themanya mengungkap rahasia santet maka yang dari bawah banyak yang ke atas, sehingga KKR itu yang terkumpul sekitar 2.700 orang, separuh dukun dan pasiennya dan separuh orang Kristen. Di situ banyak yang bawa keris, tombak dan lain-lain, bagian depan dibuat tempat beli jimat.

*Saya disantet saat khotbah*

Saat mulai khotbah seharusnya pada hari ke dua, tapi pendeta katakan kepada saya, “Karena kamu pendeta muda jadi kamu khotbah pada hari pertama”, akhirnya saya maju. Saya melihat dukun dari Banyuwangi, Kediri, Tulung Agung dan berbagai tempat, berkumpul di situ karena mereka ingin tahu, bahwa saya adalah pewaris tunggal ilmu dari keluarga saya, yaitu ilmu dari kakek dan nenek saya, seorang tukang santet dan ahli magic yang sakti.

Saya mulai maju ke mimbar, pada waktu itu Tuhan katakan kepada saya suruh mereka untuk mencobai ilmu mereka.

Ketika saya dengar suara tersebut saya tanya Tuhan, “Ini suara-Mu atau bukan, kalau ini bukan sura-MU, aku bisa mati.”

Tapi Tuhan katakan, “Ini dari Aku”, lalu saya katakan, “Baik, saya sampaikan.” Saya mulai katakan, “Siapa yang memiliki jimat-jimat keluarkan ilmu kalian semua,” karena mereka tahu saya bekas dukun dan sudah menaklukan beberapa aliran dukun.

*Apa yang terjadi ?*

Apa yang terjadi ketika waktu itu saya tutup mata, kenapa tutup mata karena takut juga, dulu kalau adu ilmu satu lawan satu tetapi sekarang saya diserang bersamaan, tapi karena Tuhan yang menyuruh saya lakukan. Di situ saya diajarkan peperangan roh.

Ketika saya bicara untuk para dukun mencobai ilmu kepada saya, tiba-tiba saya mendengar desingan angin, saya mulai membuka mata, yang saya lihat adalah tiang awan dan tiang api di depan saya.

Dan apa yang terjadi, saya melihat paku jarum jatuh di depan saya. Dua hari KKR, yang bertobat ada 400 orang dukun dan pasiennya. Dari situlah saya belajar untuk menyampaikan kabar keselamatan bagi setiap orang. Saya mulai melayani di daerah pedalaman-pedalaman yang memiliki magic yang kuat.

*Pelayanan di Kalimantan, daerah yang pernah terjadi konflik*

Saya adakan KKR di Kalimantan, daerah yang pernah terjadi konflik antara suku dayak dan Madura, tempat daerah tersebut namanya Pangkalan Bun karena setelah damai mereka tinggal di daerah tersebut.

Ketika saya diundang untuk KKR, biasanya kalau KKR yang pertama adalah kata sambutan panitia, puji-pujian, pengkhotbah dan penutup ketua panitia.

Waktu itu orang-orang yang di Pangkalan Bun belum mengetahui muka saya, Cuma dengar nama saya seorang yang bertobat dari dukun, dan yang datang ke KKR tersebut siapa saja boleh datang. KKR tersebut tanpa kursi lesehan, yang datang 2000 lebih.

*Ketua panitia kena santet*

Setelah sambutan panitia pemimpin pujian. Setelah pemimpin pujian tidak diserahkan ke saya tapi langsung kepada ketua panitia, mereka kira ketua panitia adalah Daud Tony, ketua panitia baru berdiri maka dari belakang dukun dari dayak santet ketua panitia.

Apa yang terjadi, ketua panitia jatuh, di depan banyak orang, tolong-tolong, jantungnya yang kena, itu bukan penyakit jantung tapi kena santet. KKR sempat kacau karena ketua panitia kena santet, tapi belum mati.

*Saya adalah Daud Tony*

Waktu itu saya mulai maju dan saya katakan darah Yesus membentengi tubuh, jiwa dan roh saya.

Saya hanya percaya bahwa darah Yesus yang membentengi kita. Saya mulai maju ke mimbar dan saya katakan, yang tadi adalah ketua panitia, saya adalah Daud Tony, sekarang saudara yang memiliki ilmu, dapat mencobai saya.

Selama saya berkhotbah, satu jam saya disantet, dari berbagai penjuru magic dikirim. Lalu saya mulai bicara ;
“Kalian yang sudah coba-coba ilmu, sekarang gantian saya, saya undang kalian maju ke depan.” Yang maju kira-kira ada 10 orang, ada yang tua sekali, dukun orde lama, ada yang setengah tua, orde baru, yang muda, reformasi.
Dan terjadi lawatan Tuhan banyak di sembuhkan dan dilepaskan.

*Kalau kita bersama Tuhan siapa lawan kita*

Hanya satu yang saya ingat waktu itu, kalau kita bersama dengan Tuhan. Maka Tuhan adalah pembela kita. Dan saya punya iman saya tidak bisa mati sebelum waktunya tiba.

Karena Dia berjanji akan jemput saya pada waktunya tiba. Di situ saya tahu bahwa perang roh di Indonesia hebat-hebat, tapi Tuhan Yesus lebih Hebat.

Yang jadi pertanyaan di dalam hidup kita sudah ada Tuhan Yesus dalam hidup kita ?

*(Roma 8:31) ;
– “Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu ? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita ?”*

(Calves.C)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas
STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung
Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi
WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID
Peringatan 1 Muharram, Pemkab Deli Serdang Ajak Masyarakat Jadikan Semangat Hijrah sebagai Penguat Persatuan
Kafilah Deli Serdang Raih Peringkat III MTQ Sumut ke-40
Festival Muharram Angkat Sejarah dan Pariwisata Berbasis Syar’i, Kenalkan Warisan Islam kepada Generasi Z
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 08:01 WIB

TNI-POLRI Sinergi Berkolaborasi dalam Pengamanan Penutupan STQH Ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Desa Malonas

Selasa, 28 Juli 2026 - 22:41 WIB

STQ ke-XVII Tingkat Kecamatan Dampelas Tahun 2025, Resmi Dibuka Bupati Donggala, Vera Elena Laruni SE

Senin, 20 Juli 2026 - 20:18 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan GBI Jemaat Hutapaung

Senin, 20 Juli 2026 - 09:26 WIB

Buka Konferensi Cabang XVIII Muslimat NU Tapteng, Masinton: Momentum Memperkuat Struktur Organisasi

Senin, 20 Juli 2026 - 09:08 WIB

WABUP TAPTENG AJAK PEMUDA MAKMURKAN MASJID

Berita Terbaru

Pemerintahan

Tetap Berjuang Demi Humbahas yang Lebih Baik

Rabu, 5 Agu 2026 - 07:00 WIB