*Orang Tua Hamzah DPO Teroris Poso, Minta Anaknya Segera Pulang*

- Redaktur

Minggu, 24 Oktober 2021 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POSO-SULTENG | Sangkakala.tv –
Kembali beredar di media sosial whatsapp video berdurasi 45 detik, “Harapan orang tua Hamzah salah seorang teroris di Poso”

Video yang merekam orang tua dengan berkopiah putih diduga adalah orang tua salah satu Daftar Pencarian Orang (DPO) teroris Poso.

Menggunakan dialek bahasa Bima Nusa Tenggara Barat (NTB), pria tua itu meminta agar anaknya pulang, bapaknya sakit, bapaknya tidak mampu mencari nafkah lagi, berikut kutipan dialek dalam video tersebut

“Hamzah pulang sudah, bapakmu ini sudah tidak kuat lagi, saat ini bapak lagi sakit. Pulang datang ke rumah, bantu bapak sudah tidak bisa bepergian lagi dan mencari makan,”pintanya.

Masih kata orang tua itu,“Hamzah pulang sudah, bapakmu ini sudah tidak kuat lagi, saat ini bapak lagi sakit. Kamu pergi tidak mikir-mikir saya yang sudah tua ini.”

“Saya sekarang sakit, sudah tidak bisa naik turun dirumah panggung ini. Mari pulang nak, bantu bapakmu ini berkebun,” tutupnya.

Sementara itu Kasatgas Humas Operasi Madago Raya melalui Wakasatgas AKBP Bronto Budiyono, membenarkan adanya video yang beredar di media sosial tersebut.

“Iya benar, telah beredar video dengan durasi 45 detik, “Harapan orang tua Hamzah salah seorang teroris di Poso.” Jelas AKBP Bronto Budiyono di Poso, Minggu (24/10).

“Didalam video tersebut diduga adalah orang tua dari DPO teroris Poso, akan tetapi untuk kita ketahui ada 2 DPO teroris Poso yang gunakan nama Hamzah,” kata Bronto.

“2 DPO tersebut adalah Hamzah H. Abidin alias Nae alias Galuh dan Askar alias Jaid alias Hamzah alias pak guru,” Jelasnya.

“Bapak tua itu meminta agar anaknya pulang, bapaknya sakit, bapaknya tidak mampu mencari nafkah lagi,”ungkap Bronto.

Orang tua siapapun itu yang jelas diusianya yang sudah cukup tua mengharapkan anaknya pulang dan menyadari akan kesalahannya serta sebaiknya segera menyerahkan diri, pungkasnya.

Sebelumnya dalam kesempatan berbeda Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Polisi Rudy Sjufahriadi dihadapan media kembali tegaskan agar DPO Poso sebaiknya menyerahkan diri.

“Hari ini saya sampaikan masalah DPO, DPO yang empat orang itu saya masih menghimbau kepada masyarakat atau DPO nya atau dengan keluarganya, kalau memang bisa menyerahkan diri, silahkan kami tunggu.” Ungkap Irjen Polisi Rudi Sjufahriadi saat berada di Mapolda Sulteng, Sabtu (23/10) kemarin. (Hard)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Tegaskan Laporan Sekda Kota Tegal Terhadap JP Terus Berjalan
Kapolres Puncak Jaya Pimpin Patroli Dialogis dan Razia Alat Perang di Seputaran Kota Mulia
Dalam Rangka Deteksi Dini, Rutan Humbang Hasundutan Gelar Rapat Pengamanan
Apel Siaga Linmas: Menjaga Ketertiban di TPS Demi Suksesnya Pemilu 2024
*Kunjungi Poskotis Madago Raya, Ini Yang Dilakukan Kapolda Sulteng*
Tim Divhumas Polri AKBP Rachmat Sumekar Gelar Forum Group Discussion (FGD) Kontra Radikalisme, di Mako Polres Sigi
Aparat Gabungan TNI-POLRI Kab. Puncak Jaya Gelar Patroli Dialogis
*Pastikan Rasa Aman dan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif, Aparat Gabungan TNI-POLRI Di Kab. Puncak Jaya Gelar Patroli*
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:13 WIB

Polisi Tegaskan Laporan Sekda Kota Tegal Terhadap JP Terus Berjalan

Sabtu, 3 Mei 2025 - 00:53 WIB

Kapolres Puncak Jaya Pimpin Patroli Dialogis dan Razia Alat Perang di Seputaran Kota Mulia

Selasa, 28 Mei 2024 - 20:49 WIB

Dalam Rangka Deteksi Dini, Rutan Humbang Hasundutan Gelar Rapat Pengamanan

Rabu, 7 Februari 2024 - 19:51 WIB

Apel Siaga Linmas: Menjaga Ketertiban di TPS Demi Suksesnya Pemilu 2024

Rabu, 6 September 2023 - 22:01 WIB

*Kunjungi Poskotis Madago Raya, Ini Yang Dilakukan Kapolda Sulteng*

Berita Terbaru