KAB. BEKASI | Sangkakala.tv –
Hari Kesehatan Nasional, Lawyer Club Bangga Bekasi gelar Talk Show , dengan tema ;“Diskusi Bangga Lawyer Bekasi Club Bersama Tokoh Legislatif dan Eksekutif Bekasi”di Desa Karang Setia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/11/2021).
Acara Talk Show menghadirkan, Irfan Haeroni Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Budiyanto Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna Kepala Dinas Koperasi dan UMKM serta Heri Noviar Ketua Kadin Kabupaten Bekasi, yang dipandu moderator Yudi Darmansyah.
Acara dialog interaktif membahas tentang, Kabupaten Bekasi tumbuh hidup dan berkembang kembali pasca mengalami Covid yang hampir lebih dari 2 tahun.
Budiyanto Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, mengatakan ;
Ketika kita ingin membangun Kabupaten BEKASI termasuk di dalamnya MASYARAKAT, kita harus tau dulu permasalahan di Kabupaten Bekasi ini ada apa ?
• Pertama ;
Dalam bahasa saya adalah kita harus mampu mengidentifikasi masalah-masalah yang ada di Kabupaten Bekasi itu apa ?
• Kedua ;
Selain Kita mampu mengidentifikasi masalah-masalah, kita mampu mengidentifikasi potensi, ada potensi apa saja di Kabupaten Bekasi.
Kabupaten Bekasi Yang secara Geografis terbagi dua ;
* Wilayah Selatan ;
Dengan kawasan industrinya.
* Wilayah Utara
Dengan kekuatan pertaniannya.
Ada 10 Kawasan Industri Di seluruh Indonesia itu, 115 Kawasan Industri Existing dan sekarang baru berkembang lagi 27 kawasan industri tetapi itu semua diluar Jawa.
Dari 115 kawasan industri Di Indonesia 32 ada Di Jawa Barat, diantaranya ada 10 Kawasan Industri berada di Kabupaten Bekasi, dimana saja ?
Delta Mas perizinannya 3500 Hektar, ada 2 Kawasan Industri di situ, yaitu GIIC (Greenland International Industrial Centre) 1700 Hektar dan pabrik besar Suzuki 135 Hektar, Wuling hampir 60 hektar, Mitsubishi hampir 60 hektar, Hyundai hampir 80 hektar.
Kemudian di dalam Kawasan Delta Mas, masih ada Kawasan Yang di sebut Kawasan Industri Terpadu Indonesia-China (KITIC), sebelumnya 200 Hektar dan berkembang luas dan sudah dapat perizinan tambahan 300 hektar untuk pengembangan *KITIC*. Awalnya 500 Tetapi kemudian diizinkan 300.
Jumlah luas Kawasan Delta Mas ; 1700 + 200 + 300 berarti 2300 Hektar.

Lanjut Budi, Bergeser Sedikit ke Lippo itu Ada 3 kawasan Industri, yang di sebut Delta Silicon 1 sampai 8 luasnya mencapai ; 1645 hektar, kemudian ada yang disebut Hyundai Dalam Bahasa adminstrative BEKASI INTERNATIONAL INDUSTRIAL ESTATE (BIIE) itu 200 Hektar.
Kemudian bergeser ke sebelah Barat perbatasan antara MM 2100 dengan Lippo itu adalah EJIP ( East Jakarta Industrial Park) 320 Hektar.
Di MM2100 sebenernya Ada 2 pengembang : Bekasi Fajar Industrial Estate (BFIE) luas 1700 Ha, Megalopolis atau kita sendiri itu sebut MM2100 luasnya 800 hektar. ” Lugas Budiyanto.
Kawasan Industri Gobel 54 hektar, Jababeka 2267 hektar dan satu lagi kawasan industri yaitu Marunda Center perbatasan DKI Jakarta dengan Bekasi tepatnya di Tarumajaya di situ pergudangan.
Tetapi diluar 10 kawasan Industri sebagai basis Kekuatan Potensi Kabupaten Bekasi Ada lagi sebetulnya.
Kawasan industri yang tidak disebut kawasan yang disebut Zona Industri dan itu SPORADIK hampir di semua wilayah itu ada wilayah-wilayah yang diperbolehkan kita mendirikan industri yang paling terlihat adalah, di Tambun dengan Suzuki nya, Cikarang Barat dengan Gunung Garuda nya dengan Fajar Surawisesa nya.
Bergerak ke Lemahabang ada Jabasement ada Multistradang, sampai ke Kedung Waringin ada namanya peleburan peleburan besi.
Selanjutnya, berdasarkan Informasi terbaru, teridentifikasi hampir 7.700 Pabrik dari total 10 kawasan Industri luasnya hampir 1500 Hektar.
Bekasi ini Masih Tumbuh Dan Potensinya Masih amat Kuat. Perlu diketahui oleh kita semua bahwa Kawasan Industri Bekasi umurnya masih panjang sampai hari ini industri otomotif elektronik itu menjadikan Bekasi Surga Investasi. ” Katanya.
Sekarang Kita Lihat Potensi Pertanian Apa ?
Berdasarkan Perpers Nom 54 Tahun 2008, tentang tata ruang JABOTABEK PUNJUR, bahwa Lahan Abadi Pertanian Kabupaten Bekasi tidak boleh kurang 52.000 hektar, tetapi kemudian bergeser bahwa lahan pertanian Kabupaten Bekasi Existing tinggal 47.000 hektar.
Sementara di dalam Perda Nom 12 tahun 2011 tentang tata ruang wilayah Kabupaten Bekasi 2011-2031 tentang LP 20 tahun LP 2B Lahan pertanian pangan berkelanjutan disisakan tinggal 35.244 hektar.
Sangat luar biasa, berdasarkan Perda LP 2B di 12 kecamatan rata-rata di wilayah utara bagian tengah – bagian timur Sukatani, Sukakarya, Kedung Waringin Cabangbungin, Pebayuran termasuk Cikarang Timur itu, adalah wilayah-wilayah LP2B 35.244 hektar.
Alokasi lahan Hortikultura luasnya 2.417 hektar. Untuk Perkebunan alokasi 710 hektar, Perikanan hanya 128 Hektar.
Eksisting Berdasarkan data Yang Kita miliki Luas Kabupaten Bekasi Yang hampir 1.247 Kilo Meter, panjang pantai 72 km dan Kolam Tambak Bekasi 12.000 hektar
Dari dua pendekatan kawasan industri dan Pertaniannya sebetulnya kita ini luar biasa.
Kalau ingin maju ” harus dari dua kekuatan itu yang diperkuat ” .
APBD Kab Bekasi tahun 2020, Rp 6 Triliyun 354 miliyar.
Berapa untuk Pertanian ? Hanya 20 Miliyar. Tahun 2021 APBD kita Rp 6 Triliyun 698 Miliyar, untuk Pertanian hanya 25 Miliyar.
Tahun 2022 yg sedang Di potret badan anggaran Rp 6 triliyun 328 Miliyar. Sektor Pertanian selalu tidak mendapatkan perhatian.
Walaupun Kabupaten Bekasi menjadi Kawasan Industri terbesar Di Asia tenggara tetapi direct effect terkait pendapatan *ZERO* karena *PPN/PPH BADAN 100% KE PUSAT*, yang Kabupaten Bekasi dapatkan hanya *PPH21 sekian persen dari gaji-gaji pegawai, ini yang harus menjadi PR STRATEGIS KABUPATEN BEKASI ! ! !
Irfan Haeroni Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, mengatakan ;
Saya bangga dan mendukung sekali adanya Bangga Lawyer Bekasi Club, dialog interaktif seperti ini saya selalu mendambakan mudah-mudahan bisa Tren untuk memberi masukan kepada pemerintah atau Legislatif.
Saya dari dulu memang kepengen ada forum seperti ini
Significant itu efeknya seperti apa dengan hebatnya Industri dengan terbesar se-Asia Pasifik dengan jumlah pabrik yang banyak itu, yang menjadi pertanyaan masyarakat khususnya Kabupaten Bekasi.
Jangan sampai dinikmati oleh orang luar, tidak membatasi tapi paling tidak menjadi prioritas masyarakat Bekasi.
Kenapa saya kemukakan hal ini, saya punya ilustrasi seperti ini ;
Ketika pekerja itu 20% sampai 40% orang Bekasi dari jumlah karyawan se-Kabupaten Bekasi, katakan saja satu juta karyawan di kali UMK Rp 4.000.000/bulan, perputaran uang sekitar 4 Triliyun/bulan di Kabupaten Bekasi.
Saya pernah kemukakan itu ke Bupati, gak akan susah masyarakat Bekasi kerja kasarnyamah, JUALAN CILOK GEK LAKUKAN ?
Sekarang, karena secara global memang hampir mengalami Krisis Ekonomi, uang nggak ada di masyarakat.
Karena uangnya nggak ada usaha apapun nggak akan berkembang di masyarakat.
Potensi-potensi Yang Ada Di Bekasi, Ayo Kita Gali Bareng-bareng, saya selalu kemukakan itu.

Lebih lanjut Irfan berpendapat, Geopolitik sepertinya untuk tingkat Indonesia, masyarakat itu digiring ke dalam sebuah kerangkeng, mau agamanya, mau budayanya, mau ekonomi sosial, mau ketahanannya. Akhirnya mengetahui maknanya, Oh iya berarti kita HARUS PUNYA KETAHANAN LOKAL.
Saya bentuk Tim untuk mengingatkan Ketahan Lokal, jangan sampai Bekasi nggak ada beras, sekalipun ada berasnya mahal jangan sampai usaha-usaha yang lain itu keluar. ” Ujar Irfan.
Ayo kita Munculkan Koperasi, Kebetulan saya sudah bicarakan dengan Kadis Koperasi Kabupaten Bekasi, koperasi kita itu pertama yang menjebolkan CSR antara INDUSTRI BESAR dengan KOPERASI, baru pertama ini bisa mengadakan kerjasama walaupun belum signifikan.
Saya ucapkan terima kasih Alhamdulillah, Walaupun kita setetes kita udah menjalankan kerjasama dengan Hyundai, Kontrak dengan pengadaan Majun. Ucap anggta DPRD Prov Jabar.
Makanya kemarin Kang Dani (PJ Bupati), dia Sampai bilang saya siap jadi tim pemasarannya koperasi dan UMKM, kita sudah girang banget, itukan kita udah semangat.
Kita udah bentuk 40 Koperasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi juga udah subsidi untuk akte legalitasnya di 100 lokasi.
Kita hiring Bupati nya diganti maning, kita jadi ngedown lagi, bingung lagi harus melakukan pendekatan lagi. Mudah-mudahan Pak Kadis bisa menyampaikan obrolan ini ke Pak Bupati Yang sekarang, ” Ungkap Irfan.
Mudah-mudahan beliau care dengan masa waktu yang tinggal sampai 7 bulan lagi, Insya Allah itu kayak gitu. Yang jadi BENAK di pikiran saya itu Udahlah saya sebarkan, Ayo kita Munculkan kita PERKUAT KETAHANAN LOKAL KABUPATEN BEKASI, di bidang sekolah pendidikan ekonomi. Terutama sektor ekonomi dalam 2 tahun ini kayak di restart ulang, lugas Irfan anggota DPRD Prov Jawa Barat.
Lanjut Irfan, saya melihat kemarin itu udah mau menanjak, jadi down, ada yang bangkrut ada yang koleb. Pedagang-pedagang itu ada yang baru buka kena Covid ambruk lagi usahanya.
Makanya seakan-akan di-restart artinya masih banyak peluang tahun 2022 jika Covid sudah aman.
Peluang itu bermunculan, jangan sampai kita nggak tahu, informasi semua bidang itu pasti akan bermunculan seperti di restart ulang. Untuk kebijakan provinsi ada dua sisi antara KESEHATAN dengan PEREKONOMIAN.
Banyak sekali refocusing segala macam kendala untuk mempertahankan masyarakat agar selamat dari Covid, tapi ekonominya tetap bertahan. Jangan sampai kita ngurusin Covid ekonomi hancur, percuma juga dan begitupun sebaliknya.
Enggak beda jauh Kabupaten, Provinsi maupun Pusat, di antara dua itu harus ada keseimbangan. Makanya ketika pertama ada Covid itu, 9 sumber bantuan digelontorkan terhadap masyarakat, segala bantuan yo yang penting diturunin uang biar berbarengan dengan kesehatan dan ekonomi.
Ternyata 1 kesimpulannya, Kenapa pemerintah itu selalu mengeluarkan bantuan-bantuan ?
Supaya peredaran uang dimasyarakat itu ada, ” tutur Irfan.
Banyak aduan dari masyarakat, “Pak saya gak dapet bantuan “, “ini kok begini” .
Maksud bantuan itu, yg penting Uang beredar dulu di masyarakat supaya kita tidak mengalami krisis ekonomi yang pada saat itu hampir hampir di level 3 ya kalau nggak salah itu kita hampir masuk ke krisis ekonomi, Alhamdulillah dengan kerjasama yang bagus antara Pemda, provinsi, pemerintah pusat, Indonesia bisa menanggulanginya dengan cara memberi bantuan ekonomi dan kesehatan ke masyarakat.
Saya pikir untuk kondisi saat ini masih terkendali dan alhamdulillah berkat doa semua masyarakat, pemerintah, legislatif. Kita berdoa masa yang akan datang Pandemi sudah tidak ada lagi ekonomi mulai beranjak supaya Kita bisa beraktifitas berkarya terutama saya punya Moto Ketahan Lokal Kabupaten Bekasi semakin Kuat, ” tutup Irfan. {HMA}








