JAKARTA | Sangkakala.tv –
Mimbar Agama Kristen :
Wahyu 3:20 :
“Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok ; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.”
Pernahkah Anda memikirkan apa yang ada di pikiran si pemilik penginapan ketika ia menyadari bahwa ia tidak memberi tempat bagi Anak Allah pada malam Natal pertama ?
Menurut saya kira-kira begini kesaksiannya :
“Sebagai seorang pemilik penginapan, saat itu adalah musim tersibuk yang pernah saya alami. Itu keuntungan seumur hidup yang membawa sukacita besar buat saya, berkat Kaisar Agustus dan perintah sensusnya.
Permintaan akan penginapan begitu tinggi. Selama satu bulan, penginapan saya selalu penuh terisi, dan pendapatan yang saya dapat itu jadi modal saya buat hidup ke depan.
“Lalu, tiba-tiba pasangan itu muncul. Bagaimana saya tahu siapa mereka ?
Mereka tampak tak ada bedanya dari belasan keluarga lain yang sudah saya tolak. Jadi saya hanya bisa berkata, ‘Maaf, sudah penuh.
Kami tidak punya kamar kosong lagi. Tidak ada tempat buat Anda.’
“Saya pikir setidaknya saya akan membantu mereka dan mengizinkan mereka beristirahat dengan di kandang hewan kami di belakang penginapan. Memang, saya tidak mengenali siapa mereka, tapi di sepanjang sejarah dan untuk selamanya, saya akan dikenal sebagai orang yang berkata, ‘Maaf, tidak ada tempat buat Anda.’ Sayalah yang membuat Juruselamat dunia lahir di kandang domba. Itu jejak saya: Saya tidak memberikan kamar buat Yesus.
“Saya melewatkan Yesus sebab saya terlalu sibuk untuk menyadari apa yang sedang Tuhan kerjakan tepat di depan mata saya. Saat itu memang waktu yang tak nyaman, tapi bila dipikir-pikir lagi, sepertinya memang selalu ada gangguan, ketidaknyamanan, atau keasyikan yang saya jadikan alasan untuk menolak Yesus.
“Seandainya saya bisa mengulangnya kembali, saya akan memberikan Dia seluruh penginapan saya. Di malam itu, saya melewatkan arti ketukan di pintu itu. Tapi buat Anda, masih ada waktu untuk menyambut-Nya masuk ke dalam hidup Anda.
Masih ada waktu untuk memperbaiki hidup Anda, untuk menilik apakah ruang di hidup Anda diisi dengan hal-hal yang paling penting atau hanya diisi dengan sampah.
Anda masih punya waktu untuk mempersiapkan tempat bagi Tamu terpenting kita.”
*Tuhan akan selalu mengetuk hati Anda, sebab hati Anda dirancang agar Tuhan tinggal di dalamnya.*
Bahkan saat ini Dia sedang mengetuk hati Anda ;
Bisakah Anda mendengarnya ?
Apakah Anda memperhatikannya ?
Apakah Anda akan membuka pintu ?
Renungkan hal ini :
– Kebanyakan orang punya satu gangguan yang spesifik yang selalu mereka jadikan alasan dari waktu ke waktu untuk menolak menghabiskan waktu bersama Tuhan dan belajar Alkitab. Apa gangguan spesifik itu buat Anda?
– Apa artinya ketika Yesus mengetuk pintu hati Anda ? Bagaimana itu pernah terjadi dalam hidup Anda ?
– Apa satu cara agar Anda dapat memberikan ruang bagi Yesus hari ini ?
*Ketika Yesus mengetuk hati Anda, berikanlah Dia sambutan dan penerimaan yang layak Dia dapatkan sebagai Pencipta dan Juruselamat Anda serta Raja atas segala Raja.* (Calves.C)
(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)







