BANTEN || Sangkakala7.tv –
Mimbar Agama Islam :
▪️Dunia adalah kesenangan yang menipu, maka jadikanlah tujuan hidupmu untuk menggapai kesenangan di negeri akherat dengan menjalankan ketaatan kepada Allah Ta’ala. Allah Ta’ala berfirman,
اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ كَمَثَلِ غَيْثٍ أَعْجَبَ الْكُفَّارَ نَبَاتُهُ ثُمَّ يَهِيجُ فَتَرَاهُ مُصْفَرًّا ثُمَّ يَكُونُ حُطَامًا وَفِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ شَدِيدٌ وَمَغْفِرَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرِضْوَانٌ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur.
Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu*” (QS. al-Hadîd [57]: 20).
Maka seorang yang berakal (cerdas) mengetahui bahwa dunia akan hancur dan bukan tempat kenikmatan (abadi), bukan tempat yang kekal, akan tetapi dunia adalah tempat persinggahan dan tempat untuk beramal shalih, tempat menanam untuk (dipanen) di akherat, dan tempat kesenangan (sementara).
• Dan orang yang berakal yang memiliki hati dan kepintaran akan menggunakan hidup dunia ini dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala, ia menjadikannya sebagai jalan (bekal) menuju negeri akherat, berkhidmah untuk akherat dan taat untuk persiapan ke negeri akherat. (Mjd)








