KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Dalam mewujudkan kesehatan masyarakat bukanlah menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, puskesmas atau rumah sakit semata, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama.
Lokakarya Mini Puskesmas Lintas Sektor adalah salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemangku kepentingan, Camat sebagai pemerintah kecamatan, Kepala Desa sebagai representasi masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan puskesmas sebagai instasi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan kesehatan masyarakat.
Sekdes Lambangsari Sofyan Hadi membuka kegiatan Lokakarya Mini, hadir sebagai narasumber Dr Dewi Kapuskesmas Desa Lambangsari.
Kegiatan Lokakarya Mini juga di hadiri oleh Babinsa Koramil 01 Tambun Serma Agus Riyanto dan Bimaspol Aiptu Subarkah.
Sofyan Hadi Sekdes Lambangsari dalam sambutannya ketika membuka kegiatan tersebut, memberikan pengantar mengenai kegiatan yang sudah dilaksanakan selama ini, baik percepatan Pelayanan Vaksinasi.
Ditengah-tengah pandemi (Covid-19), pelayanan Vaksin Booster di Desa Lambangsari tetap dilaksanakan sesuai rencana dan harus memenuhi syarat-syarat protokol kesehatan.
Kerjasama dengan lintas sektor terkait sangat diperlukan untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan agar lebih terkontrol, ” ucap Sekdes.
Lanjut Sekdes, selain itu ada catatan yang harus diperhatikan tentang kenakalan remaja (tawuran), agar di lakukan pengawasan oleh Babinsa dan Bimaspol Desa Lambangsari.
Serma Agus Riyanto Koramil 01 Tambun menyampaikan, agar tetap semangat menjalankan aktivitas di masa pandemi, menjaga kesehatan, dan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker dan cuci tangan, ” papar Serma Agus.
Dalam kegiatan ini juga, Bimaspol Desa Lambangsari Aiptu Subarkah mengatakan, mengenai ronda malam yang sudah berjalan agar tetap selalu di lakukan kewaspadaan terkait dengan kerawanan wilayah yang mungkin saja bisa terjadi, agar segera di laporkan,” terang Subarkah.
Untuk Masker dan Protokol Kesehatan seperti yang di bahas, saya sependapat harus terus di tekankan untuk mencegah penyebaran covid-19 bisa kita cegah memasuki bulan puasa, ” tandasnya Subarkah.
(KP.011)








