KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi, bersama satgas Gabungan melakukan penertiban terhadap pedagang Kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu dan badan jalan, Kamis (31/3/2022).
Penertiban tersebut melibatkan Kodim 0509 Kabupaten Bekasi, Garnisun 09 Kabupaten Bekasi, Polres Metro Kabupaten Bekasi, Dishub kabupaten Bekasi, Dinas Kesehatan Puskesmas Wanajaya, Dinas kebersihan, Langsung melakukan pembongkaran di sepanjang Jalan Bosih Raya Rt.03/Rw.02 Kelurahan Wanasari Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi
Kepala Satpol-PP kabupaten Bekasi Dodo Hendra Rosika S,IP, MM saat menggelar Apel mengucapkan ; atas dukungannya semua instusi terkait yang sampai saat ini kita masih dapat melaksanakan kegiatan penertiban bangunan yang ada di sepanjang Jalan Bosih Raya yang tidak memiliki izin, “ucap Dodo.
Kegiatan ini di lakukan karena bangunan liar ini belum memiliki surat IMB (Izin Mendirikan Bangunan) ke Pemerintah setempat dalam hal ini Pemda Kabupaten Bekasi yang mana sesuai Permendagri wajib hukumnya menyelesaikan secara administrasi surat yang berkaitan dengan izin bangunan.
Kegiatan ini di laksanakan karena sebelumnya ada sejumlah keluhan dari warga masyarakat dengan adanya PKL dan Bangunan Liar yang mana Tanah ini milik Pemerintah Kabupaten Bekasi seharusnya peruntukan nya untuk masyarakat dan warga, ” kata Dodo.
Kepala Satpol-PP kabupaten Bekasi tersebut menyebutkan, penertiban dilakukan lantaran keberadaan PKL telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Ketertiban Umum.
Selain itu, penertiban juga merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Kabupaten Bekasi Nomor 07/SE/SATGAS/2022 tentang Pedoman Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level II.
“Dalam penertiban ini kita juga memberikan teguran peringatan melalui surat 1 ke 2 dan 3 secara persuasif kepada para pedagang kaki lima, Namun tetap tak di endahkan ,”pungkasnya.
(KP.011)








