KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
Danrem 051 / Wijayakarta Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E, M.Si Sambangi Sekolah SMK Ananda Mitra Industri Delta Mas, dalam rangka Army go School memberikan Materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, yang di ikuti sekitar 500 Orang murid dan pengajar.
Setibanya di SMK Ananda Mitra Industri Delta Mas, Danrem berserta Rombongan langsung di sambut Abdurohim, Mpd, Kepala Sekolah SMK Ananda Mitra Industri Delta Mas beserta staf.
Kegiatan tambahan Wawasan Kebangsaan tersebut berlangsung di Aula SMK Ananda Mitra Industri Delta Mas Kawasan Delta Mas RT 02 RW 04 Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Pada Jum’at 22/4/2022.
Kehadiran Danrem 051 Wijayakarta di sekolah tersebut langsung suguhkan dengan Penampilan Tim Hadroh Siswa SMK Ananda Mitra Industri Delta Mas, serta di hadiri oleh pejabat pendamping di antaranya ; Kolonel Arm Yogo Widiatmoko, S. Sos, Mtr (Han) Kasi Ter Korem 051 Wijayakarta, Kolonel Inf Krisbianto, Kasintel Korem 051/ Wijayakarta, Letkol Inf M. Horison Ramadhan, Dandim 0509 Kabupaten Bekasi, Mayor Inf Dasim , Kasdim 0509 Kabupaten Bekasi Kapten Inf Sayute, Danramil 12 Serang Baru, Abdurohim, Mpd, Kepala Sekolah SMK Ananda Mitra Industri Delta Mas, Darwoto,SE, Eksekutif Advisor SMK Ananda Mitra Industri, Musfir,ST ,Executive Advisor Ananda Mitra Industri, Ny. Lispiyatmini,S.pd Executive Industri SMK Industri, Serta Para Dewan Guru, Pengajar dan Siswa SMK Ananda Mitra Industri Delta Mas.
Pada kesempatan yang sama Kepala Sekolah SMK Ananda Mitra Industri Abdurohim, Mpd, menyampaikan rasa terima kasih,
kami sangat bangga hari ini sekolahan kita di datangi orang orang yang berjiwa Indonesia baik langkah maupun perbuatannya.
Beliau semua adalah jiwa Indonesia oleh karena itu nanti tolong para siswa apa yang di sampaikan Danrem di dengarkan dan di laksanakan.

Karena dalam mengejar cita cita Para siswa nanti pasti akan terjun di masyarakat, agar kalian tau nantinya di masyarakat banyak perbedaan, baik bahasa agama dan sebagainya, namun dengan rasa kebangsaan kita bisa tetap hidup bermasyarakat, ” kata Kepala Sekolah.
Tambahnya, sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas kunjungan Danrem dan segenap jajarannya, mohon maaf kalau ada kata kata yang kurang berkenan.
Di Katakan Danrem 051/ Wijayakarta Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, S.E, M.Si, Sekaligus penyampaian materi , Terima Kasih kepada pihak yang telah memberikan waktu untuk kami untuk memberikan sedikit wejangan ke Siswa SMK Ananda Mitra Industri Delta Mas karena adek-adek depan saya ini adalah calon penerus bangsa, penentu nasib bangsa ini di masa depan, nanti ketika adik2 masuk perguruan tinggi akan lebih luas wawasannya baik di bidang politik sosial dan sebagainya oleh karena itu sebelumnya harus mempunyai pengetahuan kebangsaan, ” ungkap Danrem.
Para siswa tentunya harus tahu kalau Bangsa Indonesia adalah negara yang sangat luas dan beraneka ragam perbedaan baik suku, agama warna kulit Bahasa letak geografis kondisi ekonomi dan adat istiadat tetapi kita harus tetap utuh dengan dasar Pancasila yang Bhineka Tunggal Ika,
Nilai luhur bangsa Indonesia yang saat ini mulai luntur dan harus kita timbulkan lagi adalah Toleransi, Gotong Royong, Komitmen Kemajemukan, dengan tenggang Rasa Sopan Santun dan Musyawarah Mufakat. Hal ini harus kita jaga dan lestarikan, ” terang Danrem
Ancaman nyata pada bangsa Indonesia yang harus kita ketahui adalah Populasi, Ekonomi, Pangan dan Energi serta Air, Pandemi dan Terorisme.
Pangan dan Energi serta Air kita melimpah mari kita jaga, dan kita pertahankan jangan sampai dari penguasaan negara lain, ” Danrem yang pernah menjadi Dosen Utama Seskoad.

Pada 2 Tahun Lalu Pandemi Covid 19 begitu terasa imbasnya bagi kita semua, adik2 pun terkena imbasnya dengan tidak bisa sekolah tatap muka, kita harus persiapkan diri apabila ke depan ada pandemi kita harus siap, ” ingat ya terangnya.
Perlu kalian tahu kalau tawuran dan unjuk rasa saat ini mulai merebak, ironisnya siswa SMK sudah mulai bergabung dengan Mahasiswa untuk berunjuk rasa, mungkin sekedar ikut2an karena ajakan melalui media sosial, juga tawuran pelajar dengan menggunakan senjata tajam di berbagai tempat yang menimbulkan jatuhnya korban jiwa, Saya berharap hal-hal di atas tidak terjadi di adik2 depan saya, karena kalau sudah terjadi yang ada hanya penyesalan.
Untuk itu Penggunaan alat komunikasi juga harus lebih hati hati, selain bisa mengabaikan belajar, juga kadang ada info yang belum tentu benar kita sebar lagi, dan kena UU ITE.
Dampak negatif medsos antara lain membuat depresi, Penyebaran radikalisme menuju terorisme, hoax, penipuan, dan memecah persatuan bangsa, meskipun ada juga sisi positif dari medsos, untuk itu kita tetap harus kembali ke jatidiri berbingkai Pancasila yang Berbhineka Tunggal Ika, yang terbagi menjadi 5 Sila, kita harus mengimentlasikan kelima sila dalam Pancasila dalam kehidupan sehari hari, ” Paparnya Danrem.
Selanjutnya selesaimemberikan materi wawasan kebangsaan, kegiatan di tutup dengan pemberian bingkisan dan sesi foto bersama.
Selama pelaksanaan kegiatan mematuhi Protokol Kesehatan.
(KP.011)








