Bogor Diusulkan Jadi Simpul Transportasi Terintegrasi dalam Rencana Jabodetabek 2045

- Redaktur

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kota Bogor, Jabar
Pemerintah pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia tengah mendorong penguatan sistem transportasi massal terintegrasi di kawasan Jabodetabek menuju tahun 2045. Dalam proposal jaringan transportasi masa depan tersebut, Bogor menjadi salah satu wilayah yang diproyeksikan memiliki jaringan angkutan umum yang lebih modern dan saling terhubung.

‎Dalam dokumen perencanaan itu, Bogor diusulkan memiliki beragam moda transportasi yang terintegrasi, mulai dari Kereta Rel Listrik (KRL), kereta api lokal, trem, hingga Light Rail Transit (LRT). Pengembangan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat seiring pertumbuhan kawasan penyangga ibu kota.

‎Peta jaringan yang dipublikasikan melalui situs resmi Kemenko Perekonomian tersebut menekankan pentingnya integrasi antarmoda guna menciptakan sistem transportasi yang efisien, nyaman, dan berkelanjutan. Dengan konektivitas yang lebih baik, masyarakat di Bogor dan sekitarnya diharapkan dapat berpindah moda transportasi dengan mudah tanpa hambatan berarti.

‎Selain itu, rencana ini juga diarahkan untuk mendorong implementasi konsep Transit Oriented Development (TOD) di berbagai titik strategis. TOD dinilai mampu menciptakan kawasan berbasis transportasi publik yang terintegrasi dengan hunian, pusat bisnis, dan fasilitas umum lainnya.

‎Kemenko Perekonomian menyebutkan bahwa peta jaringan transportasi ini diharapkan menjadi katalisator dalam meningkatkan kualitas angkutan umum di masa depan. Tidak hanya mempercepat mobilitas, sistem terintegrasi ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi serta menekan kemacetan di wilayah Jabodetabek.

‎Dengan rencana besar tersebut, Bogor diproyeksikan akan semakin strategis sebagai salah satu simpul penting dalam jaringan transportasi regional, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan penyangga ibu kota.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA
Bupati Bogor Tinjau Kawasan Minapolitan, Akhiri Hari Kerja di Balai Benih Ikan Rancabungur
Bupati Tapteng Terima Audiensi Civitas STAI Barus
Pemerintah Desa Pallakawe, Kecamatan Dampal Selatan, Sukses Gelar Pemilihan Anggota BPD Periode 2026-2034
Bupati Humbahas Hadiri Pangojakhonon Praeses Daerah III Toba-Samosir Di HKI Balige Kota
Kades Pallakawe Usman Bandung Menerima Sertifikat NLP dari Bupati Tolitoli Amran Hi. Yahya
Operasi Penertiban Besar-besaran di Kawasan Puncak, 160 Kios Ilegal Dibongkar
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:14 WIB

Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:02 WIB

Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:59 WIB

Bupati Bogor Tinjau Kawasan Minapolitan, Akhiri Hari Kerja di Balai Benih Ikan Rancabungur

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:30 WIB

Bupati Tapteng Terima Audiensi Civitas STAI Barus

Senin, 15 Juni 2026 - 22:07 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Pangojakhonon Praeses Daerah III Toba-Samosir Di HKI Balige Kota

Berita Terbaru

Lingkungan Hidup

Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA

Selasa, 16 Jun 2026 - 21:02 WIB

Pemerintahan

Bupati Tapteng Terima Audiensi Civitas STAI Barus

Selasa, 16 Jun 2026 - 20:30 WIB