KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv –
peringati hari Bhayangkara ke 76 tahun Polsek Pebayuran polres metro Bekasi menggelar giat kesehatan dengan melakukan sunatan massa pada puluhan warga tidak mampu yang berada di wilayah hukum Polsek tersebut, Kamis (30/06/2022).
Dalam sejarah Islam, khitan sudah dikenal sejak zaman Nabi Ibrahim AS.
Seperti disebutkan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan dari Abu Hurairah RA oleh Imam Bukhari, Muslim, Baihaqi, dan Imam Ahmad, bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Ibrahim Khalil Ar-Rahman berkhitan setelah berumur 80 tahun dengan menggunakan kapak.”
Namun, terdapat sejumlah literatur yang menerangkan bahwa praktik khitan telah ada sejak zaman Nabi Adam AS. Bahkan, bangsa-bangsa terdahulu juga melakukan praktik khitan. Hal ini dibenarkan dengan penemuan-penemuan bersejarah seperti prasasti dan banyak literatur lainnya.
Syariat ini diperintahkan untuk dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim AS karena pada masa itu banyak keturunan Nabi Adam AS yang telah melupakan syariat untuk berkhitan. Oleh karena itu, Nabi Ibrahim AS diperintahkan untuk menghidupkan kembali tradisi yang menjadi fitrah umat manusia itu.

Ajaran berkhitan yang dicontohkan Nabi Ibrahim tersebut diikuti oleh para Nabi dan Rasul sesudahnya. Mereka pun mengajarkan hal itu kepada umatnya masing-masing.
Sebelum datangnya agama Islam, bangsa Arab juga sudah terbiasa melakukan khitan. Hal ini dilakukan untuk mengikuti tradisi leluhur mereka, yaitu ajaran Ibrahim AS.
Pada masa Islam, khitan dilakukan oleh Rasulullah SAW terhadap kedua cucunya, Hasan bin Ali bin Abi Thalib dan Husein bin Ali bin Abi Thalib, pada saat masing-masing baru berusia tujuh hari. Sementara itu, menurut hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik dan Ibnu Abdul Bar, Rasulullah SAW telah berkhitan sejak dilahirkan.
Bertempat di halaman mapolsek Pebayuran dan di pimpin langsung Kapolsek Pebayuran AKP Usep Aramsyah,Wakapolsek Pebayuran dan para Kanit Polsek pebayuran,danramil Pebayuran, ketua majlis ulama Indonesia Pebayuran dan di bantu kepala puskesmas pebayuran dan seluruh anggota Polsek Pebayuran langsung menggelar sunatan massal dengan menargetkan anak yang tidak mampu.

Kegiatan yang di lakukan dalam Rangka memperingati HUT BHAYANGKARA KE 76 Polsek Pebayuran melaksanakan sunatan massal dengan jumlah anak anak tidak mampu sebanyak 18 orang.
Acara sunatan massal ini di lakukan dengan bekerjasama dari Tim medis Puskesmas Pebayuran dan Puskesmas Karangharja. Dengan menurunkan 15 orang dinas kesehatan.
“Meski di iringi tangis pada peserta sunatan massal namun Alhamdulillah acara dapat berjalan penuh hikmat” ucap Kapolsek Pebayuran AKP Usep Aramsyah MA.Sh.
“alhamdulillah para orang tua yang anaknya di sunat sangat amat berterimakasih atas ada kegiatan tersebut dan banyak berucap terima kasih untuk Polsek Pebayuran semoga seluruh anggota Polsek Pebayuran di beri keberkahan dan kesehatan, ” tandes Usep.
(W.016)








