Sangkakala 7 || Kabupaten Donggala, Sulteng
Dalam Peningkatan dan penurunan Stunting di tingkat Kecamatan, dan Khusus nya Kecamatan Sindue Tobata, memerlukan penekanan kolaboratif dan terstruktur, dengan menekankan peran kecamatan dan desa sebagai ujung tombak.
Strategi efektif untuk meningkatkan penurunan stunting di Kecamatan:
1. Penguatan Tata Kelola dan Koordinasi:
– Gencarkan rembuk stunting tingkat kecamatan untuk menyusun strategi meningkatkan kesadaran, dan komitmen bersama lintas sektor.
– Mini Lokakarya (Minlok) stunting adalah melaksanakan pertemuan lintas sektor tiap bulan untuk mengevaluasi capaian program dan hambatan di lapangan ,
– Peningkatan peran Camat, bertindak sebagai penggerak utama dalam memastikan anggaran dan program stunting berjalan hingga tinggi di desa/ kelurahan.
– Rembuk stunting kecamatan: mengadakan forum dialog secara rutin untuk menyelaraskan strategi,menyatukan komitmen, dan membagi peran antar instansi (Puskesmas, Desa/ Kelurahan, TP-PKK.
2. Intervensi Gizi Spesifik ( sasaran utama ) adalah :
– Optimalisasi Posyandu memastikan cakupan penimbangan dan pengukuran balita sampai 100% setiap bulan untuk deteksi dini kasus gizi kurang,
– Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ialah menyalurkan PMT berbasis protein hewani bagi balita kurus dan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK).
Kemudian Pendampingan ibu hamil dan remaja putri dan ibu hamil mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD) untuk mencegah anemia,
Edukasi 4T : Sosialisasi untuk menghindari 4T (Terlalu Muda, Terlalu Tua, Terlalu Dekat, dan Terlalu Banyak) dalam kehamilan.
3. Intervensi Sensitif ( Faktor Lingkungan).
– Perbaikan sanitasi dan air bersih dipastikan rumah tangga memiliki akses jamban sehat, air bersih untuk mencegah infeksi yang memicu Stunting,
– Penyuluhan pola asuh dan makan dan edukasi mengenai ASI ekslusif 6 bulan dan pemberian MPASI yang bergizi.
4. Optimalisasi Data dan Kader, antaranya Rumah Desa Sehat (RDS) memfungsikan
RDS sebagai pusat informasi dan konseling gizi.
Pelatihan kader dalam pemantauan tumbuh kembang dan penyuluhan kesehatan
Manajemen data yang akurat: melakukan pengukuran dan publikasi data stunting secara rutin agar intervensi tepat sasaran.
Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM menekankan, kita berharap kedepannya itu, paling tidak kita mempertahankan peringkat. Kemudian berupaya untuk kedepannya lebih giat lagi supaya lebih turun lagi angka stunting nya.
Jadi intinya saya berharap kerja sama lintas sektor di dalam penanganan stunting itu baik yakni, instansi Kecamatan, Pemerintahan Desa dan seluruh masyarakat.
Karena kami tidak bisa berbuat apa-apa kalau tanpa dukungan dari semua pihak, demikian dikatakan Kepala Puskesmas Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM. Kamis, 7 Mei 2026 di Ruang Kerjanya.
Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM mengatakan, Bupati Donggala Vera Elena Laruni, SE, berharap bekerja keras dalam hal menurunkan angka stunting khususnya di Kabupaten Donggala.
Jadi di harapkan upaya yang lebih kelas dari semua pihak dalam hal aksi penurunan angka stunting.
Kemudian di acara itu juga Stunting Kecamatan Sindue Tobata terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala dan mendapatkan piagam penghargaan dari Bupati Donggala Vera Elena Laruni SE, hal ini di harapkan jadi cambuk, meningkatkan penurunan angka stunting di wilayah kerjanya.
Kami berharap dukungan masyarakat dalam pelaksanaan program-program kesehatan yang ada di kecamatan.
Penulis : Fitri
Editor : Priyatna








