KAB BEKASI || Sangkakala7.tv – Petani mengeluh dengan serangan hama, sementara harga pupuk dan obat-obatan pertanian seperti pestisida sering mengalami kenaikan.
Terkait hal tersebut, Serma Firman Koramil 11 Pebayuran Anggota Kodim 05/09 Kabupaten Bekasi bersama Pemdes Karangseger melaksanakan penyuluhan obat tanaman bagi para petani.
Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Babakan Rengas, Desa Karangseger RT 01 RW 01 Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Sabtu 23/7/2022.
Serma Firman menuturkan bahwa penyuluhan ini sangan penting, kami sebagai Babinsa mendukung kegiatan tersebut demi menjaga ketahanan pangan, ” kata Firman.
Saat di wawancarai awak media, Firman mengatakan ; bahwa Sekdes Guntur sudah memberikan paparan tentang penyuluhan Pestisida,” ungkapnya.
Masalahnya obat pestisida merupakan salah satu unsur yang sulit dipisahkan dengan kegiatan pertanian. Berdasarkan hasil pengamatan dan kuesioner, petani di Desa Karang seger belum mengetahui bagaimana bahaya pestisida untuk kesehatan,” ujar Babinsa.
Berdasarkan referensi, pestisida yang terkandung dalam darah dapat menyebabkan efek toksik dalam menghambat enzim kolinesterase yang dapat mengganggu sistem saraf, ” terang Firman.
Sementara Sekdes Guntur saat bersama Dani Tim Bayer menjelaskan, masyarakat petani Desa Karangseger belum pernah mendapatkan penyuluhan dari Puskesmas terdekat tentang kesehatan kerja khususnya pada petani terkait penggunaan pestisida.

Selain itu kesadaran petani akan kesehatan juga masih rendah, terlihat dari hasil kuesioner pretest belum diperhatikannya cara menggunakan pestisida yang baik dan benar, serta pemakaian APD sebagai upaya preventif terhadap terjadinya penyakit akibat cara kerja dari penggunaan pestisida belum maksimal.
Berdasarkan hasil penyuluhan, terdapat peningkatan Skor kuesioner (post-test) sebesar 50%. Hal ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dalam pemakaian pestisida dan bahaya pestisida, ” ucap Sekdes.
Kemudian saat di konfirmasi oleh awak media tetang kegiatan penyuluhan tersebut, Danramil 11 Pebayuran Kapten inf Uswan Aswan Siregar menjelaskan, hal ini baik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya petani untuk menggunakan pestisida yang aman bagi kesehatan. Peningkatan kesehatan petani diharapkan menjadi awal dari peningkatan produktifitas di bidang pertanian,” tutur Danramil.
Penyuluhan tersebut yang di laksanakan oleh Babinsanya adalah bagian dari perintah harian KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurrahman, yakni TNI AD harus bisa lakukan tindakan-tindakan yang berdampak terhadap kesejahteraan rakyat agar mampu menumbuhkan kecintaan dan kasih sayang rakyat kepada TNI AD, ” imbuh Danramil. (KP. 011)








