KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv – Sejak bulan agustus 2022, pemerintah Kabupaten Bekasi menyelenggarakan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dilaksanakan di beberapa posyandu, dengan melakukan penyisiran terhadap anak yang berusia 12 bulan sampai dengan 59 bulan.
Serda Surata bersama dengan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) langsung monitoring Posyandu Seroja kp Pisangan Rt 003/Rw 02 Desa Karangpatri Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, pada Selasa (9/8/2022).
Pelaksanaan BIAN dan pemberian vitamin A di posyandu di hadiri juga oleh Goser (sekdus 1), Ibu Iyul (Bidan desa), Ibu Sukarsih (Puskesmas Pebayuran), Ibu PKK Babinsa Serda Surata.
Sukarsih mengatakan bahwa BIAN merupakan upaya pemberian imunisasi yang dilaksanakan secara terintegrasi yang meliputi kegiatan imunisasi tambahan berupa pemberian 1 (satu) dosis imunisasi campak-rubella dan kegiatan imunisasi ini kita kejar bagi yang belum menerima dosis imunisasi sesuai usia dengan pemberian 1 (satu) atau lebih jenis imunisasi untuk melengkapi status imunisasi anak usia 12 bulan sampai dengan 59 bulan, seperti imunisasi difteri, polio, pertusis dan tetanus,” ujar Sukarsih.
Serda Surata saat di wawancarai awak media menyampaikan” Adanya pandemi covid-19 mengakibatkan pelaksanaan imunisasi rutin tidak dapat berjalan optimal, baik imunisasi dasar maupun imunisasi lanjutan.
Hal tersebut menyebabkan jumlah anak yang tidak mendapatkan imunisasi rutin lengkap sesuai usia semakin bertambah banyak,” kata Surata.
Lebih lanjut Babinsa berpangkat Sersan dua tersebut mengemukakan bahwa upaya penting dalam mencapai eliminasi campak-rubella, selain penguatan imunisasi rutin, juga dilakukan dengan pemberian imunisasi tambahan campak-rubella yang sifatnya masal bagi sasaran prioritas. Begitu juga dengan imunisasi yang lainnya,” Paparnya.
Masih menurut Surata bahwa dibutuhkan suatu upaya kolaboratif terintegrasi yang dapat mengharmoniskan kegiatan imunisasi guna menutup kesenjangan imunitas di masyarakat yaitu melalui Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN),” ungkap Surata.
“Alhamdulillah masyarakat antusias membawa anak-anaknya yang berusia 12 bulan sampai dengan 59 bulan untuk imunisasi. Terimakasih kami sampaikan kepada Ibu kepala Puskesmas dan tenaga medis Puskesmas, terimakasih kepada ketua TP PKK desa, serta seluruh kader PKK, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan semua elemen masyarakat yang telah mendukung penyelenggaraan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Desa Karangpatri,” pungkasnya.
(KP-011)








