MENGALAHKAN KETAKUTAN

- Redaktur

Minggu, 2 Oktober 2022 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Sangkakala7.tv –
Mimbar Agama Kristen :

Mazmur 56 : 10 ;
Maka musuhku akan mundur pada waktu aku berseru; aku yakin, bahwa Allah memihak kepadaku.

Mazmur 56 ini dilatarbelakangi peristiwa Daud mengalami ketakutan yang luar biasa karena orang-orang Filistin menangkap dia di Gat.

Satu-satunya cara untuk dapat melepaskan diri dari raja Filistin adalah dengan berpura-pura menjadi gila.

Daud memperhatikan perkataan itu, dan dia menjadi takut sekali kepada Akhis, Raja Kota Gat itu. Sebab itu ia berlaku seperti orang yang sakit ingatan di depan mata mereka dan berbuat pura-pura gila di dekat mereka; ia menggores-gores pintu gerbang dan membiarkan ludahnya meleleh ke janggutnya. (1 Samuel 21:12-13).

Pengertian dari kata “takut” pada ayat ini adalah tekanan emosi yang timbul karena adanya ancaman, kesakitan, atau bahaya yang mengancam.

Begitu melihat Daud berlaku seperti orang yang tidak waras, Berkatalah Akhis kepada para pegawainya: Tidakkah kamu lihat, bahwa orang itu gila ? Mengapa kamu membawa dia kepadaku ? Kekurangan orang gilakah aku, maka kamu bawa orang ini kepadaku supaya ia menunjukkan gilanya dekat aku ? Patutkah orang yang demikian masuk ke rumahku ? (1 Samuel 21:14-15).

Sesungguhnya Daud benar-benar sudah hopeless dengan apa yang dialami, ia berpikir saat itu ia pasti dihabisi oleh musuh.

Nasibnya benar-benar di ujung tanduk ! Namun apa yang ditakutkan tak menjadi kenyataan: ia luput dan terbebaskan setelah berpura-pura jadi gila.

Kalau bukan karena campur tangan Tuhan hidup Daud sudah berakhir. Karena itu Daud membuat miktam, yaitu nyanyian yang dinyanyikan secara berulang-ulang untuk menguatkan hati.

Semua orang pasti pernah mengalami ketakutan saat diperhadapkan dengan masalah yang berat, tak terkecuali Daud.

Iblis sering kali menggunakan ketakutan sebagai senjata untuk melemahkan dan menjatuhkan iman orang percaya. Iblis tahu benar bila manusia sudah dihantui dan dikuasai oleh rasa takut, maka imannya kepada Tuhan lambat laun akan melemah.

Jangan mau dibelenggu oleh ketakutan dan jangan mau diprovokasi Iblis dengan kata-katanya yang mengintimidasi ! “Karena yang kutakutkan itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.” (Ayub 3:25).

Kita Harus Ingat Bahwa TUHAN Tidak Memberi Kita Roh Ketakutan, “Melainkan ROH Yang Membangkitkan Kekuatan, Kasih dan Ketertiban.”

Tetap Semangat Dalam Tuhan Yesus Kristus, Terus Berjuang dan Tuhan Mengasihi Selalu.

(Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tebar Kebaikan, PLTU Serahkan Hewan Kurban
Pengurus BKS Pemuda/i GKPI Wil.VII Humbahas, Samosir, Toba dan Taput Periode 2025-2030
Pemkab Humbang Hasundutan Hadiri Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan
Bupati Humbahas Hadiri Pelantikan Pengurus WKRI Cabang Humbang Hasundutan Masa Bakti 2026-2029
Jumat Berkah, TNI-Polri dan Satpol PP Tebar Kepedulian untuk Warga
Warga Kecewa Kondisi Baru Masjid Nurul Wathon Pakansari, Fasilitas Dinilai Banyak Rusak
Wakil Bupati Tapteng Berangkatkan Calon Jemaah Haji Kloter 14 Embarkasi Medan
55 Jamaah Calon Haji Asal Tapteng Diberangkatkan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:57 WIB

Tebar Kebaikan, PLTU Serahkan Hewan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:23 WIB

Pengurus BKS Pemuda/i GKPI Wil.VII Humbahas, Samosir, Toba dan Taput Periode 2025-2030

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:34 WIB

Pemkab Humbang Hasundutan Hadiri Festival Paduan Suara Antar Gereja se-Kecamatan Lintongnihuta dan Paranginan

Minggu, 17 Mei 2026 - 15:22 WIB

Bupati Humbahas Hadiri Pelantikan Pengurus WKRI Cabang Humbang Hasundutan Masa Bakti 2026-2029

Jumat, 15 Mei 2026 - 21:58 WIB

Jumat Berkah, TNI-Polri dan Satpol PP Tebar Kepedulian untuk Warga

Berita Terbaru