Menggenjot UMKM Naik Kelas, Dibutuhkan Program Pemberdayaan Pelatihan, Bimtek dan Workshop.

- Redaktur

Kamis, 1 Desember 2022 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || sangkakala7.tv –
Adikarya Parlemen :
Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar.

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), melalui Asisten Deputi Bidang Pengembangan Kewirausahaan Nasrun Siagian mendorong Pemkab Bekasi agar terus memacu pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dengan memberikan pendampingan, agar produk yang dihasilkan lebih berkualitas.

Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar, menyarankan, pemerintah daerah kabupaten/kota, melakukan gerakan transformasi formal di mana setiap UMKM telah dilengkapi dengan NIB, sehingga UMKM memiliki badan hukum yang kuat sesuai dengan anjuran dari pemerintah, Rabu (30/11/2022).

Politisi Partai Gerindra ini berharap, pemerintah kabupaten Bekasi dapat menjembatani Koperasi-koperasi yang ada di Kab.Bekasi menjadi Vendor pada Perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri.

Lanjutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi melalui Dinas terkait diharapkan dapat memberikan sertifikasi halal gratis kepada UMKM, sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Irpan Haeroni SE mengatakan, dengan adanya program ini, maka akan semakin banyak produk UMKM yang tersertifikasi halal. Sehingga akan menambah legalitas dan tingkat kepercayaan konsumen terhadap produk-produk UMKM yang diperjualbelikan. Hal ini dapat merangsang peningkatan skala usaha koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah di Provinsi Jawa Barat, dan khususnya Kabupaten Bekasi, ” kata Irpan.

Politisi Partai Gerindra, Irpan Haeroni SE memaparkan, saat ini masih terdapat sejumlah permasalahan yang dihadapi Koperasi dan UMKM, yaitu ; masih rendahnya kemandirian dan kemampuan inovasi, pengeolaan usaha yang belum sistematis, akses UKM ke perbankan yang masih rendah, kesadaran perijinan berusaha yang juga masih rendah, akses pemasaran yang terbatas, serta permasalahan lainnya yang menyangkut manajerial usaha.

Untuk menggenjot UMKM naik kelas, dibutuhkan program pemberdayaan Pelatihan, Bimtek dan Workshop.

Ketiga program tersebut dapat menjawab berbagai tantangan saat ini, dan tantangan di masa mendatang. Seperti masalah pemasaran digital, penguasaan teknologi informasi, pengelolaan usaha secara modern, akses pemodalan, hingga pendampingan dalam masalah pembuatan perijinan.

(R-001)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Baleg DPR RI Laksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Kabupaten Toba
DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025
Komisi V DPRD Jabar Respons Desakan 34 Ormas, Perda OPSM Ditarget Masuk Prioritas 2026
DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPj Bupati TA 2025
Rinto Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Toba Gantikan Mangatas Silaen
Komisi A DPRD Toba Konsultasi Terkait SP4N Lapor ke Diskominfo Medan
Polemik Akses Pers di DPRD Humbahas, SPRI Taput Angkat Bicara
Anggota DPR RI Komisi X dari Partai Demokrat, Ucapkan Selamat Hari Jadi Sumatera Utara ke-78
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:50 WIB

Baleg DPR RI Laksanakan Kunjungan Kerja Reses ke Kabupaten Toba

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:26 WIB

DPRD Setujui LKPJ Bupati Deli Serdang Tahun Anggaran 2025

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:38 WIB

Komisi V DPRD Jabar Respons Desakan 34 Ormas, Perda OPSM Ditarget Masuk Prioritas 2026

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:48 WIB

DPRD Kabupaten Toba Sampaikan Rekomendasi terhadap LKPj Bupati TA 2025

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:41 WIB

Rinto Simanjuntak Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Toba Gantikan Mangatas Silaen

Berita Terbaru