UMKM Basis Ekonomi Nasional Yang Kuat dan Dapat Menyerap Tenaga Kerja Yang Cukup Besar

- Redaktur

Minggu, 4 Desember 2022 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || SANGKAKALA 7 –
Adikarya Parlemen :
Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar.

Resesi di tahun 2023 didepan mata, ekonomi dunia diprediksi akan terjun masuk jurang.

Resesi ekonomi di tahun depan mengacu pada studi Bank Dunia (World Bank) yang menilai kebijakan pengetatan moneter oleh bank-bank sentral akan berimplikasi pada krisis pasar keuangan dan pelemahan ekonomi.

Irpan Haeroni SE, Anggota Komisi ll DPRD Provinsi Jabar, mengatakan, dalam situasi ketidakpastian ekonomi yang kian meningkat, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bisa menjadi penyelamat jika kehadirannya dapat dimaksimalkan, Minggu 04/12/2022.

Apakah Indonesia dapat bertahan tidak terjatuh dalam jurang resesi Tahun 2023 ?

Politisi dari Partai Gerindra, Irpan Haeroni SE menjelaskan, berdasarkan pengalaman dimasa pandemi Covid-19, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi garda terdepan yang dapat bertahan dan menjadi solusi dalam menghadapi masalah ekonomi.

Dengan jumlah Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang sangat banyak, Indonesia memiliki potensi basis ekonomi nasional yang kuat dan akan dapat menyerap tenaga kerja yang cukup besar.

Kemudian Irpan menegaskan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), akan menjadi penggerak roda perekonomian yang relatif mampu bertahan kuat di masa kritis, ” tegasnya.

Ada 6 cara mengatasi resesi ekonomi Tahun 2023, yaitu :
1. Membuat pos keuangan
2. Mengurangi/melunasi utang
3. Persiapkan Tabungan
4. Berinvestasi
5. Persiapkan Asuransi
6. Persiapkan Dana Darurat

(R-001)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama
Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi
Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan
Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana
IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius
Ketua DPRD Parulian Simamora Pimpin Rapat Paripurna Perubahan APBD Humbahas 2026
Pemkab dan DPRD Kabupaten Toba Tandatangani Persetujuan Ranperda P.APBD 2026
Pendidikan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Dibutuhkan Untuk Memberikan Pengetahuan dan Keterampilan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 22:50 WIB

Indahnya Toleransi Kerukunan dan Kebersamaan antar Umat Beragama

Kamis, 10 September 2026 - 13:26 WIB

Prestasi Olahraga Harus Dibangun Diatas Ekosistem yang Solid, Mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan, Riset dan Inovasi

Selasa, 8 September 2026 - 11:24 WIB

Penanganan Masalah Penyandang Disabilitas dan Anak Terlantar, Membutuhkan Pendekatan yang Komprehensif, Terintegrasi, dan Berkelanjutan

Minggu, 6 September 2026 - 16:33 WIB

Menyongsong Generasi Emas 2045, Pembangunan Kesehatan Menjadi Pondasi Utama Program Keluarga Berencana

Jumat, 4 September 2026 - 20:15 WIB

IPTEK Memberikan Banyak Kemudahan Bagi Kehidupan Manusia, Juga Menghadirkan Sejumlah Tantangan Serius

Berita Terbaru