Pemkab Bekasi Gandeng ITB Canangkan Pembangunan Perguruan Tinggi

- Redaktur

Jumat, 10 Maret 2023 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB. BEKASI || Sangkakala7.tv
Pemerintah Kabupaten Bekasi menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama akademisi Institut Teknologi Bandung (ITB) di ruang rapat KH.R Ma’mun Nawawi, Gedung Bupati Bekasi, Komplek Pemkab, Cikarang Pusat, pada Kamis, (09/03/2023).

Dalam FGD tersebut Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan didampingi Asda II Iwan Ridwan, membahas Enam Solusi Spesifik Peningkatan dan Percepatan Kinerja Pembangunan bersama Tim Akademisi ITB yang dipimpin Prof Denny Juanda Puradimaja.

Pembahasan tersebut salah satunya mengenai Rencana Pembangunan Perguruan Tinggi oleh Pemkab Bekasi.

“Pembangunan Perguruan Tinggi di Kabupaten Bekasi merupakan aspirasi masyarakat. Mereka (Tim ITB) siap mendampingi mulai dari perencanaan, perizinan sampai nanti operasionalnya, dan kebetulan kita juga sedang menggalang kerjasama dengan Apindo dengan membuat Politeknik di sini,” kata Dani Ramdan.

Menurut Dani Ramdan, berdasarkan masukan yang ditawarkan Tim ITB, Politeknik yang dicanangkan dibangun dengan konsep ‘Teaching Industry’, yaitu konsep yang memanfaatkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) yang ada di Kabupaten Bekasi untuk belajar teori, dan pihak industri atau perusahaan untuk praktek para mahasiswa.

“Jadi teorinya di BLK praktiknya di pabrik-pabrik saja, kita tidak perlu bikin Lab atau peralatan, karena kerjasama dengan pabrik-pabrik sebagai tempat praktik, dan nanti lulusannya kan bisa mereka manfaatkan,” jelasnya.

Pj Bupati menuturkan, ada dua alternatif yang disodorkan Tim ITB mengenai Perguruan Tinggi, yakni dengan pilihan kampus berstatus negeri, atau mendirikan kampus swasta terlebih dahulu.

“Bisa langsung mendirikan perguruan tinggi negeri tapi persyaratannya akan lama, panjang, atau bikin swasta dulu, nanti kalau sudah berjalan statusnya diubah jadi negeri. Nah itu perizinannya lebih mudah,” sambungnya.

Selain membahas pembangunan Perguruan Tinggi, secara keseluruhan, ada 6 ide yang dirangkum pada “Bupati Bekasi Solutions” dalam FGD tersebut. Di antaranya, beasiswa bagi ASN dan masyarakat umum, pengembangan valuasi dan koridor industri Bekasi-Cikarang, Program CSR Rupiah Nol di Kabupaten Bekasi, Aplikasi Tekno-sosial dan Tata kelola sampah, dan Nir Banjir Bekasi.

“ITB bisa membantu baik ASN maupun masyarakat umum yang ingin mendapatkan beasiswa baik, dari Pemerintah Indonesia LPDP ataupun pemerintah asing, dilatih mulai dari bahasa, proposal, sampai ke rekomendasi hingga bisa mendaftar dan lulus,” jelasnya.

Kaitan koridor industri, terang Dani Ramdan, melihat perkembangan semakin meluasnya sektor industri sampai ke Subang dan Patimban, karena itu harus diupayakan agar Kabupaten Bekasi tetap menjadi titik utama.

“Bagaimana posisi Bekasi sebagai pusat industri terbesar, ini tetap me-lead memimpin, ini kita harus punya strategi,” katanya.

Selanjutnya terkait persoalan banjir, menurut Dani, dari hasil ini dicanangkan untuk daerah yang berdampak banjir namun tidak parah, agar dibangun akuifer buatan, semacam kolam bawah tanah yang mampu menyerap air.

Sementara untuk solusi sampah, jelasnya, ada teknologi pengolah sampah menjadi tanah dan bisa dimanfaatkan menjadi bahan urugan.

“Jadi diserap di daerah setempat, bisa mengurangi banjir limpahan, dari rumah maupun dari jalan,” ungkapnya.

(ASP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026
Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang
DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik
Wajah Baru Alun-Alun Kabupaten Bogor Jadi Kado Istimewa HJB ke-544
Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax
Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:24 WIB

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:48 WIB

Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:45 WIB

DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:23 WIB

Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax

Berita Terbaru