Humbahas, Sumut || Sangkakala 7
Kemerdekaan di Kecamatan Tarabintang, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kamis (13/08/2026), tidak hanya dirayakan dengan upacara dan pidato.
Warga mengisinya dengan cara yang lebih sederhana: berkumpul, tertawa, berkompetisi dan saling memberi dukungan.
Dari senam lansia, lomba memasak kue, hingga lomba melukis anak-anak PAUD, suasana perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa hidup di tengah masyarakat.
Anak-anak menunjukkan kreativitasnya, para ibu beradu keterampilan, sementara para lansia ikut bergerak dan menikmati suasana perayaan. Di tempat lain, para pelajar dan pencinta olahraga berlomba menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Bukan soal siapa yang paling cepat atau siapa yang membawa pulang hadiah.
Ada sesuatu yang lebih sederhana yang terlihat dari rangkaian kegiatan itu: masyarakat memiliki ruang untuk bertemu dan merayakan kemerdekaan bersama.
Kemeriahan semakin terasa ketika pertandingan sepak bola antarklub memasuki babak delapan besar.
Lapangan berubah menjadi pusat perhatian warga. Penonton datang memberikan dukungan kepada tim masing-masing.
Teriakan dan sorakan mengiringi setiap peluang, sementara para pemain berusaha menjaga permainan tetap kompetitif.
Pertandingan pertama mempertemukan Sihombu FC dengan Marpadan FC. Sihombu FC tampil lebih efektif dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-0.
Laga berikutnya antara Sitanduk FC dan Simpati FC berlangsung jauh lebih ketat. Kedua tim sama-sama berusaha mencari celah hingga waktu pertandingan belum mampu menentukan pemenang.
Drama akhirnya berlanjut ke adu penalti.
Sitanduk FC keluar sebagai pemenang dan memastikan tiket ke babak berikutnya.
Bagi pemain, pertandingan tersebut tentu menjadi soal kemenangan.
Namun bagi warga yang memadati lapangan, sepak bola menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Lapangan menjadi tempat bertemu, bercengkerama dan memberikan dukungan kepada putra-putra daerah yang mereka kenal.
Kemerdekaan yang Dirayakan Bersama
Plt. Camat Tarabintang Baktiar Pane menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, panitia, peserta dan seluruh pihak yang ikut menyukseskan rangkaian kegiatan.
Ia berharap momentum HUT ke-81 RI tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi dapat memperkuat kebersamaan dan sportivitas masyarakat.
“Semangat kemerdekaan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, dan bersama-sama membangun Kecamatan Tarabintang,” ujar Baktiar.
Pada akhirnya, kemeriahan HUT ke-81 RI di Tarabintang memperlihatkan wajah lain dari perayaan kemerdekaan.
Ada anak-anak yang belajar berani tampil,ada orang tua yang mendukung dari pinggir lapangan,ada lansia yang ikut bergembira,ada pemain sepak bola yang berjuang hingga adu penalti.
Penulis : Charles Sihombing
Editor : Priyatna








