Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE Pimpin Rapat Penanganan Stunting

- Redaktur

Jumat, 24 Maret 2023 - 22:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dosmar Banjarnahor :” Sekarang, kita harus bekerja serius, kita harus peduli, ini tanggungjawab bersama”.

Humbahas-Sumut || Sangkakala7.tv
Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE memimpin Rapat Penanganan Stunting di Puskesmas Matiti, Jumat, 24/3/2023.

Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE, dalam kata sambutannya berharap Puskesmas Matiti bisa menurunkan angka stunting dengan signifikan.

Bupati Dosmar Banjarnahor menyampaikan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Humbang Hasundutan perlu ada kerjasama seluruh elemen masyarakat dan saling ada kerjasama yang baik.

“Semua harus terlibat, petugas Puskesmas, Bidan Desa dan Kepala Desa harus sependapat dan satu kata untuk menurunkan angka stunting secara bertahap”, harapnya.

“Masyarakat kita ada yang stunting dikarenakan ketidak tahuan masyarakat, oleh karena itu perlu adanya sosialisasi dari setiap Bidan Desa bekerjasama dengan Kepala Desa bagaimana pola hidup sehat.

Secara budaya, stunting seyogianya bisa teratasi karena dalam Budaya Batak ada istilah “Anakkon Hi Do Hamoraon di Au”. Selain itu dari segi ketersedian air bersih, buah-buahan, sayur-mayur, hewani berlimpah di daerah kita ini”, jelasnya.

“Dengan ketersediaan itu, sebenarnya tidak mungkin ada stunting di sini. Ini kegagalan kita bersama. Kenapa ? Karena tidak ada kepedulian kita kepada masyarakat khususnya kepada ibu hamil dan balita”, ujarnya.

“Mulai sekarang, kita harus bekerja serius, kita harus peduli, ini tanggungjawab bersama. Kalau tidak ada lagi stunting, kita semua sehat, maka masa depan jauh lebih hebat kehidupan.

Petugas Puskesmas dan Bidan Desa harus rutin melakukan pemeriksaan. Periksa, periksa lagi dan periksa kembali. Ini harus dilakukan secara terus-menerus”, tegas Bupati.

Kemudian Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor SE menjelaskan lagi, ada 4 (empat) fase yang harus secara rutin diperiksa oleh Bidan Desa, pertama Calon Pengantin, kedua Ibu Hamil, ketiga Ibu Melahirkan dan keempat Sianak yang dilahirkan.

Kepala UPT Puskesmas Matiti, dr Tiar Sihombing bersama seluruh jajaran Bidan Desa beserta Kepala Desa bersepakat untuk bekerjasama dalam menurunkan angka stunting di wilayah kerjanya.

Hadir dalam rapat yaitu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Makden Sihombing S.Sos, Kadis Kominfo Batara Franz Siregar, SE, Plt Kadis Kesehatan P2KB dr Gunawan Sinaga serta Camat Doloksanggul Marudut Manullang.

(KB-061)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan
Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026
Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang
DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik
Wajah Baru Alun-Alun Kabupaten Bogor Jadi Kado Istimewa HJB ke-544
Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax
Bupati Tapteng dan Bupati Taput Tinjau Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Pemkot Bogor Siapkan Perwali, Siswa Wajib Tanam Pohon dari SD hingga SMA
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:24 WIB

Bupati Humbahas Harapkan Percepatan Pembangunan RSUD Doloksanggul Demi Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:53 WIB

Pemkab Bogor Torehkan Prestasi Tingkat Nasional, Meraih Penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:48 WIB

Potret Pasca Pembongkaran 163 Kios Ilegal di Puncak Cianjur, Kawasan Jalur Wisata Kini Tampak Lebih Lapang

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:45 WIB

DED Fly Over Bambu Kuning dan Jembatan Situ Nanggerang Resmi Dipublikasikan, Warga Bojonggede Sambut Baik

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:23 WIB

Pemkot Bogor Batasi Penggunaan Kendaraan Dinas hingga 50 Persen Usai Kenaikan Harga Pertamax

Berita Terbaru