Sungai Meluap, Banjir Rendam Jalan Trans Sulawesi dan Permukiman Warga di Sendana

- Redaktur

Minggu, 16 Agustus 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Parigi Moutong, Sulteng || Sangkakala 7
Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, menyebabkan debit air sungai meningkat hingga meluap dan menggenangi sejumlah wilayah di Desa Sendana, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 11.35 WITA.

Luapan air sungai tersebut tidak hanya menggenangi badan jalan Trans Sulawesi, tetapi juga mulai merambah ke sejumlah rumah warga yang berada di sekitar aliran sungai.

Kondisi tersebut membuat personel Polsek Kasimbar bergerak cepat melakukan pemantauan dan pengamanan di lokasi guna mengantisipasi dampak yang lebih luas, khususnya terhadap keselamatan pengguna jalan maupun masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.

Kapolsek Kasimbar Ipda I Komang Sukania, S.H., mengatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk memantau perkembangan debit air sekaligus memastikan situasi di lokasi tetap aman dan terkendali.

“Kami terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan luapan air sungai dan situasi di sekitar lokasi. Personel juga melakukan pengamanan untuk mengantisipasi adanya risiko terhadap masyarakat maupun pengguna Jalan Trans Sulawesi,” ujar Ipda I Komang Sukania.

Ia mengimbau masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar aliran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas apabila kondisi air terus meningkat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan debit sungai kembali meningkat. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas,” tegasnya.

Polri hadir di tengah masyarakat, memastikan situasi tetap aman serta memberikan respons cepat terhadap setiap kondisi yang berpotensi mengganggu keselamatan dan aktivitas warga.

Facebook Comments Box

Penulis : Fitri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Berita ini 41 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Berita Terbaru