Masyarakat Cirebon Minta Penjarakan Rocky Gerung yang Menghina Presiden

- Redaktur

Selasa, 8 Agustus 2023 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON, JATENG || Sangkakala7.tv
Masyarakat Cirebon melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Cirebon, Selasa 8 Agustus 2023.

Dalam aksinya, massa mendesak Rocky Gerung untuk blacklist dari tayangan TV Nasional. Selain itu, massa juga meminta aparat TNI-Polri untuk segera menangkap Rocky Gerung, atas dugaan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Cirebon Adem Ayem, Tolak Rocky Gerung”, “Rocky Gerung Biang Provokator Bangsa dan Penghancur Marwah Negara”, teriak massa dengan membentangkan poster di depan Kantor Bupati Cirebon.

Selain itu juga, massa meminta segera usut tuntas secara hukum Rocky Gerung.

“Kita sama-sama tolak Rocky Gerung dari Cirebon, usut tuntas kasus Rocky Gerung yang meresahkan,” kecam massa.

Menurut Koordinator Aksi, Rojaya mengatakan, Rocky Gerung sangatlah tidak beretika dengan menghina Presiden Jokowi. Apalagi, ucapan itu didengar oleh anak-anak para generasi penerus bangsa.

“Kritik itu boleh, tapi masa sampai ngatain Presiden kita seperti itu,” ucap Rojaya.

Sementara itu, ratusan massa yang terdiri dari para tenaga pendidik, dari dewan guru dan wali murid datang meminta kepada Pemerintah Daerah agar sama-sama menolak Rocky Gerung menginjakkan kaki di Cirebon.

“Usut Rocky Gerung sesuai aturan hukum yang berlaku”.

“Kami juga meminta kepada KPI agar tidak menyiarkan Rocky Gerung di TV Nasional, bahkan lokal sekalipun,” tandasnya.

Aksi massa membubarkan diri pada pukul 12.15 WIB diri usai ditemui oleh Ketua DPRD, Kapolresta Cirebon, Kasatpol PP Cirebon dan Kepala Dinas Pendidikan Cirebon.

Para pejabat itu berjanji akan menyampaikan aspirasi masyarakat ke Pemerintah Pusat.

(HS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Humbahas Serahkan SK Perpanjangan PPPK Paruh Waktu

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:41 WIB

Pendidikan

Tiga Siswa Humbahas Siap Berlaga di Olimpiade Gasing Nasional

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:38 WIB