Puluhan Santri Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Alami Keracunan

- Redaktur

Selasa, 31 Oktober 2023 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG, JATENG || Sangkakala7.tv
Puluhan santri pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, diduga mengalami keracunan makanan. Kasus keracunan ini terjadi setelah mereka mengonsumsi makanan dan minuman saat berbagi dalam perayaan ulang tahun pada Minggu (29/10/2023).

Kapolres Batang, AKBP Saufi Salamun, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa puluhan santri tersebut telah dievakuasi ke Puskesmas Subah dan RSUD Limpung untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Ada yang dirujuk ke Puskesmas dan RSUD Limpung, bertahap mereka dievakuasi, saat para santri ada reaksi mual dan muntah,” ungkap AKBP Saufi Salamun pada Senin (30/10/2023).

Menurut data terkini, jumlah santri yang dilaporkan mengalami keracunan mencapai 70 orang. Santri yang ditangani di Puskesmas Subah 38 orang, kemudian di RSUD Limpung 32 orang.

AKBP Saufi Salamun menjelaskan bahwa sebagian besar santri mengalami gejala ringan, dan beberapa di antaranya sudah diperbolehkan pulang.

Dugaan sementara menunjukkan bahwa keracunan tersebut disebabkan oleh konsumsi makanan dan minuman pada perayaan ulang tahun.

“Bermula ada perayaan ulang tahun, mereka memesan puluhan nasi goreng dalam kemasan, kemudian karena kurang, para santri lalu memasak sendiri untuk dibagikan pada yang lain,” urainya.

Saat ini, Tim Inafis dari kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Sampel sisa makanan dan minuman juga telah diambil untuk keperluan penyelidikan.

“Sudah kami kirim ke Labfor/BPOM,” bebernya.

Nampak Kapolres Batang didampingi Kasatreskrim, Kapolsek Subah dan Danramil cek kondisi korban dugaan keracunan.

(HS)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
5.150 Pengemudi Ojol Ikuti Gebyar Keselamatan Lalu Lintas Korlantas Polri di Serpong
Polda Sulteng Dalami Temuan 22 Excavator di Lokasi Perkebunan, Warga Duga Aktivitas PETI Buol
Galian Pasir di Purba Baringin Diduga Tak Berizin, Warga Minta Pemkab Humbahas Turun Tangan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Senin, 14 September 2026 - 22:25 WIB

KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎

Kamis, 3 September 2026 - 16:46 WIB

Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bupati Humbahas Serahkan SK Perpanjangan PPPK Paruh Waktu

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:41 WIB

Pendidikan

Tiga Siswa Humbahas Siap Berlaga di Olimpiade Gasing Nasional

Rabu, 30 Sep 2026 - 22:38 WIB