BPBD Kabupaten Bekasi Mulai Melakukan Pengkajian Mencakup Antisipasi Risiko Bencana Banjir

- Redaktur

Jumat, 10 November 2023 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi || Sangkakala7.tv
Memasuki musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mulai melakukan pengkajian mencakup antisipasi risiko bencana banjir.

Dodi Supriadi Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan Dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi mengatakan, memasuki musim penghujan beberapa wilayah di Kabupaten Bekasi rentan terhadap banjir, khususnya yang disebabkan oleh luapan air sungai dan tingginya curah hujan.

“Menghadapi musim penghujan, kita sudah mempersiapkan langkah-langkah. Kita juga sudah melakukan rapat internal dengan Dinas Bina Marga, guna mitigasi saluran air,” kata Dodi, pada hari Kamis, 9/11/2023.

Lanjut Dodi, Mitigasi saluran air, mencakup normalisasi, perbaikan drainase dan tanggul. Kemudian kesiapan pompa air di beberapa titik yang rentan terjadi luapan air.

“Kita sudah bahas, dengan Dinas Bina Marga. Alhamdulillah sudah ditentukan, ada beberapa titik yang perlu support pompa air,” ungkapnya.

BPBD Kabupaten Bekasi juga terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana yang diperlukan dalam penanganan banjir. Bila diperlukan, Dodi memastikan, baik tim maupun perahu siap diterjunkan.

“Terkait persiapan, kita sudah melakukan pengecekan, baik kesiapan perahu dan operasional lainnya. Bila ada yang rusak dan lainnya bisa langsung diperbaiki. Sebagian besar sudah siap pakai,” tutur Dodi.

Dodi menambahkan, dari hasil kajian berdasarkan kejadian bencana banjir tahun 2021 dan 2022, titik yang menjadi prioritas pemantauan BPBD Kabupaten Bekasi yakni saluran air Kali Ulu. Karena, air saluran ini selalu mengalami peningkatan debit air saat terjadi hujan. Selanjutnya, yakni tanggul-tanggul yang berada di Wilayah Kecamatan Pebayuran dan Cabangbungin.

“Hasil koordinasi, untuk normalisasi dan penanganan tanggul sudah ada upaya upaya, berkaitan infrastruktur tersebut. Koordinasi bersama dinas terkait baik dari titik banjir, dan penyebab banjir sudah sampai pada solusi penanganan,” katanya.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan akan mulai merata di Minggu ke dua bulan November 2023.

“Informasi terbaru, karena masih El-Nino curah hujan saat ini memiliki durasi tidak panjang, namun curah hujan-nya tinggi,” imbuhnya.

(ASP)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Targetkan Rp 3,8 Triliun, Pemkab Bekasi Optimalkan Pajak Daerah di Tengah Tantangan Fiskal
Masinton Pasaribu Lantik Sejumlah Pejabat Administratif Eselon III dan IV
Ratusan Warga Gelar Aksi, Ini Penjelasan Bupati Tapteng
Wakil Bupati Kapuas Hulu Buka Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026
Pemkab Bogor Siapkan Surat Edaran Pencegahan Perilaku LGBT, Libatkan Tokoh Agama hingga Masyarakat
Skywalk Tegar Beriman Belum Dibuka untuk Umum, Pemkab Bogor Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna
Pemkab Humbahas Tingkatkan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Bencana di Kalangan Pelajar
Pengendalian Karhutla Jadi Prioritas, Pemkab Humbahas Ikuti Rakor Bersama Menko Polkam
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:55 WIB

Targetkan Rp 3,8 Triliun, Pemkab Bekasi Optimalkan Pajak Daerah di Tengah Tantangan Fiskal

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:39 WIB

Masinton Pasaribu Lantik Sejumlah Pejabat Administratif Eselon III dan IV

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:27 WIB

Ratusan Warga Gelar Aksi, Ini Penjelasan Bupati Tapteng

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:30 WIB

Wakil Bupati Kapuas Hulu Buka Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:07 WIB

Skywalk Tegar Beriman Belum Dibuka untuk Umum, Pemkab Bogor Utamakan Keamanan dan Kenyamanan Pengguna

Berita Terbaru

Pemerintahan

Ratusan Warga Gelar Aksi, Ini Penjelasan Bupati Tapteng

Kamis, 18 Jun 2026 - 23:27 WIB