PEREMPUAN BERINISIAL M, DISEBUT DINSOS BUKAN ODGJ.

- Redaktur

Rabu, 31 Januari 2024 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selayar, Sulteng || Sangkakala7.tv
Dinas Sosial Kab Kepulauan Selayar, Sulwesi Selatan mengaku telah beberapa kali melakukan upaya penanganan terhadap perempuan berinisial M yang sebelumnya sempat dititipkan di rumah sakit jiwa (RSJ) Dadi Makassar.

Perempuan berinisial M telah beberapa kali ditangani jajaran Dinas Sosial karena ulah dan perbuatannya yang membuat resah.

Sebelumnya, dia sempat ditahan polisi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan dari petugas Kesehatan Jiwa (Keswa). Namun yang bersangkutan berhasil kabur dari rumah sakit dan melarikan diri ke semak-semak,

Penanganan terakhir dilakukan Dinas Sosial saat perempuan M dilaporkan melakukan tindak pidana pengerusakan oleh warga belum lama ini.

Dia sudah pernah dititipkan di rumah sakit jiwa (RSJ) Dadi Makassar pada tanggal 14 Juli 2022 oleh Dinas Sosial bekerja sama dengan polres kepulauan selayar namun yang bersangkutan lagi lagi berhasil kabur dan kembali ke Selayar terang pendamping sosial, Purnama Sari, Rabu, (31/01/2024) sore.

Purnama Sari mengakui, ulah dan perbuatan perempuan M, lumayan meresahkan dan membahayakan keselamatan orang lain.

Pasalnya yang bersangkutan tidak jarang membawa benda tajam dan atau barang berbahaya lainnya.

Oleh karenanya, perempuan M, sewaktu-waktu dapat dilakukan penahanan dalam status tersangka dengan mempertimbangkan akan belum adanya diagnosa dr yang menyatakan secara resmi bahwa perempuan berinisial M sebagai penyandang Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ.

Sejauh ini, perempuan M, masih berada pada kategori ketergantungan obat, pungkas Purnama Sari.

Terpisah Kepala Dinas Sosial, Hj. Satmawati, S. Sos., M. AP menguraikan, Dinas Sosial hanya sebatas menfasilitasi penanganan odgj dan bukan mengobati.
Keluarga disebut berperan penting dalam mengontrol keberlangsungan pengobatan penderita ODGJ, ungkapnya.

(Fadly Syarif)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kodam XXIII/Palaka Wira Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Melalui Penyuluhan Kanker dan Tumor
RSUD Doloksanggul : “Sanggup Melaksanakan Pelayanan Sesuai Standar Permenkes Nomor 6 Tahun 2024”
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung
Kepala UPTD Puskesmas Punggava Tompe Sirenja Adwan. SKM, Masih Ada 5 Kasus Stunting
Wabup Tapteng Ajak ASN Menjadi Teladan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala
Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan
Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan
Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kodam XXIII/Palaka Wira Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Melalui Penyuluhan Kanker dan Tumor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:11 WIB

RSUD Doloksanggul : “Sanggup Melaksanakan Pelayanan Sesuai Standar Permenkes Nomor 6 Tahun 2024”

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:01 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:42 WIB

Kepala UPTD Puskesmas Punggava Tompe Sirenja Adwan. SKM, Masih Ada 5 Kasus Stunting

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:26 WIB

Wabup Tapteng Ajak ASN Menjadi Teladan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala

Berita Terbaru

Pemerintahan

Disporapar Matangkan Persiapan Festival Danau Sentarum 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 07:07 WIB