Donggala, Sulteng || Sangkakala7.tv
Kades Tibo Zainal H. Mahaini saat di temui wartawan di sela-sela perbaikan masjid Raya Dau’urut Taqwa Desa Tibo, Kec. Sindue Tombusabora bersama warga mengatakan, Masyarakat Desa Tebo sangat antusias bergotong royong untuk rumah ibadah Masjid tanpa pamrih, dan kita melaksanakan pekerjaan sudah tahap tiga yang kita kerja ini adalah pemasangan tehel keramik, kemudian kita sambung lagi pekerjaan pembuatan WC dan Tempat Wudhu untuk wanita dua pintu, pada Rabu, 28 Febuari 2024.
Semua ini atas partisipasi Masyarakat Desa Tibo, sehingga apapun pelaksanaan pekerjaan ini bisa berjalan dengan lancar.
Kemudian juga ada sumbangan-sumbangan yang ada di jalur kuning, kami manfaatkan untuk pekerjaan yang ada di sini.

Alhamdulillah banyak masyarakat yang tersentuh hatinya untuk bersedekah demi kepentingan sarana ibadah. Apa lagi Ibu-ibu sangat antusias membantu di jalanan jalur kuning, itu pun bergilir, ada ibu PKK, Majelis Taqlimnya, ada Rismanya, ada Karang Tarunanya.
Kalau masalah Gaji pekerja ucap Zainal Z. Mahaini, kita berikan sedikit kepada tukangnya saja dan kalau untuk masyarakatnya turut membantu, sedangkan tukangnya hari-hari kerjanya, kata Kades Tibo.
Adapun target nya insyaAllah sebelum masuk bulan puasa sudah selesai pekerjaan, dan pelaksanaan pekerjaan ini sudah 36 hari, terangnya.

Kalau pemasangan tehel keramik ini menghabiskan biaya sekitar Rp 60 juta, kemudian di tambah pekerjaan buat WC kurang lebih Rp 20 jutaan.
Pembangun WC dan Pasang Tehel, pengecetan pembuatan wc dengan tempat wudhunya, sudah mencapai Rp 90 jutaan, terang Zainal Z. Mahaini.
Untuk sementara belum ada bantuan dari pemerintah Donggala, kita hanya swadaya masyarakat saja, yang ada hanya dari pihak lain dan sumbangan-sumbangan masyarakat terang nya.
Agar supaya kedepannya diperhatikan lagi dan mudah-mudahan profosal kita untuk pemerintah bisa di realisasikan dan disahuti sehingga beberapa pekerjaan lagi harus diselesaikan, ucap Zainal Z. Mahaini.
(Fitri)







