KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Melonjaknya kasus kematian pasien virus Corona atau COVID-19, sejumlah rumah sakit kewalahan menyediakan peti mati.
Karena terlalu banyaknya pasien Covid-19 yang meninggal, seorang pengusaha di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, memberikan bantuan sebanyak 10 peti mati kepada Lurah kelurahan Wanasari kecamatan Cibitung.
Sarkum,Sip, MM Lurah Wanasari saat ditemui Sangkakala TV diruang kerjanya mengatakan ;
Melihat lonjakan kasus kematian dengan status positif COVID-19 meningkat secara signifikan di kabupaten Bekasi , khususnya di kelurahan Wanasari cukup tinggi, sementara persediaan peti mati untuk jenazah pasien covid-19 saat ini sudah habis.
Hal inilah membuat Camat Cibitung Encun Sunarto berusaha mencari bantuan dari pengusaha, alhamdulillah seorang pengusaha warga Cibitung kabupaten Bekasi menyanggupi memberikan bantuan 10 peti mati, ucap Lurah.

Lanjut Sarkum, 10 peti mati itu diterima pada hari Kamis 22 Juli 2021 oleh Asep Firdaus, S.Sos Kasi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat kelurahan Wanasari. Peti mati tersebut akan diberikan secara gratis untuk warganya yang meninggal, dengan syarat tergolong sebagai keluarga miskin, tegas Sarkum.
Lurah Sarkum menambahkan, untuk pemakaman jenajah Covid 19, memiliki standar operasional yang ketat. Meski jenazah telah dikafani, pemakaman tetap harus dilakukan dengan menggunakan peti mati. Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya penyebaran virus Covid 19.
Untuk itu, pemulasaraan jenazah tetap harus dilakukan pihak rumah sakit dan petugas relawan sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) yang telah ditetapkan. Tidak bisa dilakukan oleh pihak keluarga almarhum, tutup Sarkum. (HMA)








