DONGGALA | Sangkakala TV –
Ompo Wijaya kepala Desa Toaya kecamatan Sindue saat ditemui awak media Sangkakala TV dikediaman pribadinya, Jumat 23/7/21, mengatakan ; saya sebagai kepala desa baru seumur jagung yakni kurang lebih 1 tahun 5 bulan, dengan kepercayaan dari masyarakat dan amanah selalu saya jalankan dengan baik dan benar.
Adapun anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) sekitar 400 juta dan Dana Desa (DD) sebesar 800 juta diakumulasi dana yang di gunakan 1,2M.
Lanjut Kepala desa Toaya Ompo Wijaya, kemudian untuk tahap pertama bantuan BLT sudah di musyawarahkan dengan BPD. Dengan bantuan dana BLT senilai Rp600.000 per orang, dengan jumlah penerima 180 orang termasuk para lansia dan penyadang cacat, ujar Kades.
Berdasarkan keputusan musyawarah dengan BPD dan intruksi dari pemerintah daerah ada pemotongan dana untuk pembiayaan penanganan Covid-19, sebesar Rp 10 juta, sedangkan untuk daerah 50 juta.
Dengan dasar inilah jumlah penerimaan BLT di kurangi dari 180 menjadi 140 orang yang berhak menerima BLT,tegasnya
Lebih lanjut Kepala desa Toaya Ompo Wijaya menjelaskan, Berdasarkan keputusan dari Kemendagri, dana untuk pembiayaan fisik dikurangi atau di batasi sehingga pembangunan fisik Desa Toaya hanya untuk pembagunan jalan lorong desa saja, yakni dari dua titik kegiatan pembagunan jalan menjadi satu dengan panjang 50 meter, dengan anggaran Rp 24 juta, jelas Ompo Wijaya.
Beliau juga mengharapkan penyakit yang menakutkan bagi seluruh dunia Virus Corona (Covid-19) agar segera musnah dari muka bumi, agar rakyat bisa tenang dan perekonomian lancar kembali, serta menyarankan supaya masyarakat desa Toaya mematuhi protokol kesehatan, dengan pakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, tegas kades Ompo Wijaya. (Hard)








