TOLI TOLI | Sangkakala TV –
Kepala Desa Abbajareng Safaruddin Baharuddin ketika di temui awak media di kediaman nya, Senin 26 Juli 2021 menegaskan, baru baru ini di puskesmas Kombo dan Bangkir, beberapa tenaga medis terkena Covid-19, saat ini sudah di isolasi mandiri, ucap kades.
Sejak adanya Covid-19, warga Desa Abbajareng selalu mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan dini.
Kami selalu menghimbau kepada masyarakat baik secara langsung kepada masyarakat, di masjid dan di tempat lain nya, kata Syafaruddin Baharuddin.
Kades menambahkan, kegiatan yang ada desa kami sangat di batasi demi keselamatan kesehatan masyarakat, kalau kegiatan masyarakat petani, perkebunan dan nelayan tetap berjalan seperti biasa nya namun tetap menjaga kesehatan yakni pake masker, cuci tangan dengan air mengalir dan jaga jarak .
Hal yang lain kata Syafaruddin, Desa kami termasuk desa kecil dari pemekaran desa Tampiala kecamatan Dampal selatan, yang jumlah penduduk kurang lebih 700 jiwa dan 200 KK, sedang ADD Rp 370 juta di tahun 2021 naik Rp 400 juta, sedang kan DD 720 juta di thn 2021 menjadi 900 juta di akumulasi Rp 1,3 M, tutur Syafaruddin Baharuddin.
Lanjut Kades, Pak Bupati memerintahkan untuk bangun tempat karantina isolasi mandiri di seluruh desa-desa se kabupaten Toli-Toli, tegas Syafaruddin Baharuddin.
Di tempat terpisah ketua PKK Desa Abbajareng Nurbaati di dampingi kepala desa, mengatakan ; kegiatan ibu-ibu sebelum ada himbauan dari pemerintah dan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19, melaksanakan giat pengajian, zikir bersama, gotong royong atau kerja bakti dan sosial lain nya, tapi dengan adanya instruksi Bupati untuk kegiatan tersebut di batasi, kegiatan apa pun. Hal itu bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, terang Nubaati. (Hard)








