Ket. Foto : Gelar diskusi menghadirkan narasumber, para aktivis, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, Rabu (3/7/24). (Sangkakala7.tv/R-001)
Kota Bekasi || Sangkakala7.tv
Dukungan dari para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, forum Rukun Warga (RW), para Aktivis, pengurus partai dan yang lainnya terus berdatangan kepada bakal calon Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad (M2).
Mochtar Mohamad (M2) bakal calon Wali Kota Bekasi tahun 2024, adalah sosok tokoh politik berkharisma dan berjiwa besar tanpa membedakan asal usul Suku, Agama dan Golongan.
Mochtar Mohamad termotivasi maju sebagai Calon Walikota Bekasi karena adanya permintaan dan dorongan dari koleganya dan semua pihak seperti ; dari para Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Forum Rukun Warga (RW), para Aktivis, pengurus partai dan yang lainnya. “Bahkan banyak lagi yang meminta saya untuk mencalonkan Walikota Bekasi.
Permintaan itu yang menumbuhkan Mochtar Mohamad (M2) dengan tekad bulatnya mencalonkan Walikota Bekasi dan apabila rekomendasi tidak dapat diperolehnya, ia menegaskan berkali-kali menyatakan perang terbuka guna memperoleh rekomendasi untuk Calon Walikota Bekasi, dia juga mengatakan saat ini malam, tidak hanya untuk diskusi gagasan dan program kerja, ia juga menegaskan terhadap di internalnya yang sama ingin memperoleh rekomendasi partai.
Dalam diskusi malam ini ternyata peserta diskusi juga kompak menolak adanya kader baru M3 di PDIP, di sejumlah pengurus Kota Bekasi yang belum lama bakal dicalonkan walikota Bekasi dengan, yel yel dan secara tegas peserta diskusi menolak kader baru partai.

Bakal Calon Wali Kota Bekasi Mochtar Mohamad (M2) akan menerima rekomendasi partai guna berkompetisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 Kota Bekasi, apabila rekomendasi diberikan pada kader baru M3, ia akan melawan secara ‘perang terbuka’, hal ini disampaikan saat gelar diskusi malam rabuan yang rutin di dilakukan, Rabu, 03/07/2024.
Setiap diskusi menghadirkan narasumber, para aktivis, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, lalu gelar diskusi menyampaikan gagasan, program dan masukan.
Usai gelar diskusi di hadapan sejumlah awak media, M2 menyampaikan apabila dirinya belum diberikan rekomendasi pencalonan, akan melakukan perlawanan di partai untuk memperoleh rekomendasi calon Wali Kota Bekasi. Rabu (3/7/24)
M2 menegaskan, dengan isu-isu yang berkembang diminta mediasi untuk bargaining, dengan tegas dia menolak secara keras, dimana etika kader yang belum lama menjadi kader partai menawarkan untuk Bargaining, ini melawan orang lama di PDIP khususnya Kota Bekasi, ucapnya.
Saya sudah pasang ribuan gambar di kota Bekasi, dengan aktivitas setiap hari baik siang dan malam hingga begadang dan setiap hari Rabu Kita Gelar Diskusi Gagasan dan program serta masukan masukan dari para tokoh, aktifis, sejumlah narasumber, pemuda, dan masyarakat untuk memajukan kota Bekasi, tegasnya.

Pernyataan dukungan terhadap penolakan kader baru M3 sebagai calon Wali kota Bekasi di PDIP, M2 menyatakan perang terbuka dalam memperoleh rekomendasi dari pusat, seandainya rekomendasi tersebut diberikan pada kader baru di PDIP Kota Bekasi, saya akan melawannya, dengan tegas.
Peserta diskusi sepakat dengan kader lamanya seperti M2 yang diberikan rekomendasi dari pusat, ketimbang kader baru M3 yang belum lama di PDIP Kota Bekasi,
Mochtar Mohamad yang terlihat di baliho maupun spanduknya yang selalu mencantumkan tentang program kerja.
“Jadi saya ingin mengajak masyarakat supaya masyarakat mulai cerdas memilih, kalau ingin Kota Bekasi lebih maju lagi saya sudah menyiapkan siapkan program yang harus terealisasi,” ucapnya.
(R-001)







