Ramlan Harahap, Menggantung Asa Melihat Kembali Indahnya Dunia Lewat Operasi Katarak Gratis PTAR

- Redaktur

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket foto : Ramlan Harahap memeriksakan kondisi matanya kepada petugas kesehatan yang disiapkan PTAR. (Sangkakala7.tv/Dzulfadli Tambunan)

Tapsel, Sumut || Sangkakala7.tv
Terik mentari yang menyengat tak menyurutkan niat Ramlan Harahap untuk menghadiri sosialisasi Pekan Informasi Kesehatan Mata dan Katarak, yang dilaksanakan PT Agincourt Resources (PTAR), di Amphitheatre Sopo Daganak, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel), beberapa waktu lalu.

Walau dengan pandangan buram, Ramlan terus menggeber mesin beca bermotor (betor) yang dikendarainya, menyisir jalan menuju gelanggang pertunjukan terbuka Sopo Daganak yang didesain dengan memadukan konsep modern dan budaya lokal. Ia bertekad harus segera tiba, agar tidak telat mengikuti seluruh rangkaian acara sosialisasi Pekan Informasi Kesehatan Mata dan Katarak.

Setiba di gelanggang pertunjukan yang menjadi salah satu ikon kota kecil Batangtoru itu, Ramlan memarkirkan beca motor miliknya, seraya bergegas mendaftar sebagai peserta. Pria kelahiran 68 tahun silam ini langsung mendapatkan layanan kesehatan dari dokter spesialis mata, yang disediakan pengelola Tambang Emas Martabe.

Pria yang berdomisili di Desa Napa, Batangtoru, ini bercerita tentang awal indera penglihatannya tidak dapat melihat dengan jelas seperti biasa. Sekitar dua bulan lalu, saat bangun sore dan hendak menunaikan sholat ashar, tiba-tiba saja padangannya menjadi samar. Mata sebelah kiri berair, tidak dapat melihat dengan jelas.

Ramlan khawatir dengan kondisi penglihatannya yang bermasalah. Sebagai tukang becak, Ramlan sadar jika ia harus memiliki mata yang sehat dengan jarak pandang jauh. Jika pandangan buram dan terbatas, akan membahayakan penumpang maupun dirinya sendiri. Setelah dicek dokter, Ramlan diketahui mengidap katarak.

Ramlan sempat bingung, bagaimana harus mengobati matanya. Saran dokter untuk melakukan operasi terpaksa dipendam akibat keterbatasan ekonomi. Jangankan untuk menyediakan biaya operasi yang mencapai kisaran jutaan rupiah, sebagai tukang becak, ia hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga secara minimal, itupun harus harus nyambi sebagai panderes (penyadap karet). Mengandalkan penghasilan sebagai tukang becak, tak bisa menutupi seluruh kebutuhan rumah tangga.

Secercah harapan muncul saat ia secara tidak sengaja membaca pengumuman operasi katarak gratis, yang akan diselenggarakan pengelola Tambang Emas Maetabe. Ia bertekat akan memanfaatkan layanan kesehatan mata gratis tersebut dengan sebaik-baiknya. Keinginan kuat untuk pulih dari gangguan penglihatan, Ramlan mengkuti rangkaian acara sosialisasi Pekan Informasi Kesehatan Mata dan Katarak dengan seksama.

Bakti sosial operasi katarak gratis yang akan diselenggarakan PT Agincourt Resources, membawa secercah asa bagi Ramlan untuk kembali produkif dan melihat indahnya dunia. Ramlan Harahap teregister akan naik meja operasi pada tanggal 20 Juli 2024 mendatang.

“Terimakasih kepada pengelola Tambang Emas Martabe. Saya telah mendaftarkan diri dan telah mengikuti serangkaian pemeriksaan yang disarankan. Penglihatan saya harus pulih, agar dapat menghidupi keluarga tercinta,” ujar Ramlan.

Jurnalis : Dzulfadli Tambunan
Redaktur : Priyatna

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kodam XXIII/Palaka Wira Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Melalui Penyuluhan Kanker dan Tumor
RSUD Doloksanggul : “Sanggup Melaksanakan Pelayanan Sesuai Standar Permenkes Nomor 6 Tahun 2024”
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung
Kepala UPTD Puskesmas Punggava Tompe Sirenja Adwan. SKM, Masih Ada 5 Kasus Stunting
Wabup Tapteng Ajak ASN Menjadi Teladan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala
Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan
Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan
Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kodam XXIII/Palaka Wira Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Melalui Penyuluhan Kanker dan Tumor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:11 WIB

RSUD Doloksanggul : “Sanggup Melaksanakan Pelayanan Sesuai Standar Permenkes Nomor 6 Tahun 2024”

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:01 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:42 WIB

Kepala UPTD Puskesmas Punggava Tompe Sirenja Adwan. SKM, Masih Ada 5 Kasus Stunting

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:26 WIB

Wabup Tapteng Ajak ASN Menjadi Teladan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala

Berita Terbaru

Pemerintahan

Disporapar Matangkan Persiapan Festival Danau Sentarum 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 07:07 WIB