AEK KANOPAN || Sangkakala 7
Sebanyak tiga belas rumah warga rusak di terjang angin puting beliung yang disertai hujan lebat di Desa Gunung Melayu, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Peristiwa hantaman angin puting beliung sekitar Pukul 19.30 Wib, pada hari Kamis, 29 Agustus 2024 malam, mengakibatkan atap rumah milik warga terbang dibawa angin kencang disertai hujan lebat.
Selain merusak rumah warga, angin kencang juga banyak merubuhkan pepohonan ditengah lingkungan warga.

Kepala Desa Gunung Melayu Sahran Tanjung, SE mengatakan, akibat terjangan angin puting beliung tersebut, sebanyak 13 (tiga belas) unit rumah milik warga di Dusun Lima dan Dusun Enam sebanyak 9 (sembilan) Unit rumah, sedangkan di Dusun 3 (Tiga) B terdapat 4 (empat) unit rumah dan satu (1) Kilang Padi rusak berat.
Meskipun masih dalam suasana duka, Kepala Desa mengucapkan, terimakasih kepada Bupati melalui Pemkab Labuhanbatu Utara (Labura), BPBD dan Dinas Sosial, dengan tanggap, Jumat (30/08/2024) memberi bantuan kepada korban bencana alam angina putting beliung.

Kepala bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Labura Agus Susanto, SP menjelaskan, selain meninjau lokasi rumah warga yang rusak pasca bencana alam angin puting beliung, Labura Agus Susanto bersama staffnya berupaya membersihkan badan jalan dari batang pohon yang tumbang, sekaligus bersama Dinas Sosial memberi bantuan , berupa sembako, alas tidur serta perangkat dapur kepada korban bencana alam tersebut.
Dalam peristiwa bencana alam ini seluruh kerugian mencapai ratusan Juta rupiah, dan tidak ada korban jiwa, ujar kabid tersebut.
Jurnalis : Surya Dharma
Redaktur : Priyatna








