Rumah dan Lapak Kayu Hangus Terbakar Dilalap Sijago Merah, Damkar Terkendala Macet

- Redaktur

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi, Jabar || Sangkakala 7
Sijago merah melahap habis Rumah, Mobil, dan Lapak Usaha penyimpanan kayu palet di Kampung Pacing, Desa Kedung Gede, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (15/7/2026) petang.

Kobaran api dan asap hitam pekat membumbung tinggi dari tumpukan kayu dan palet hingga menyelimuti langit, hingga pukul 19.30 WIB terpantau kobaran api masih terlihat. Embusan angin kencang membuat material kayu mudah terbakar hingga dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Dinas Damkar menerjunkan delapan unit armada dari berbagai pos terus berjibaku memadamkan titik-titik api yang masih berkobar.

Komandan Regu Pleton 3 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bekasi Bohir mengatakan, semula kami menerjunkan empat unit armada sebelum akhirnya meminta bantuan dari pos-pos lain akibat besarnya kobaran api

Ia menjelaskan, jenis material yang mudah terbakar menyebabkan kobaran api dengan cepat melahap sejumlah bangunan semi permanen tempat penyimpanan palet, sehingga membutuhkan tambahan unit pemadam agar area kebakaran tidak semakin meluas.

“Tambahan armada pemadam kebakaran berasal dari Pos Cikarang Selatan, Pos Pemkab bekasi serta bantuan dari TNI sehingga total ada delapan unit yang diterjunkan ke lokasi, jekasnya.

Setelah berjibaku selama satu jam lebih, petugas akhirnya berhasil memadamkan api, Jumlah bangunan terdampak masih dalam proses pendataan,” ucapnya.

Meski kondisi telah padam, pihaknya hingga kini masih menyiagakan armada pemadam di sekitar lokasi untuk melakukan proses pendinginan pada sejumlah titik terdampak guna mencegah api menyala kembali.

Bohir mengakui selain akibat material mudah terbakar, lokasi kebakaran di Jalur Pantura itu turut menjadi kendala penanganan secara cepat mengingat ruas jalan itu mengalami macet parah sehingga mempengaruhi mobilitas armada menuju lokasi.

“Kepadatan kendaraan terjadi di kedua arah saat insiden kebakaran, ditambah masyarakat dan pengendara yang ingin melihat dari dekat. Namun saat ini arus lalu lintas sudah berangsur normal,” terangnya.

Ia juga mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Untuk sementara tidak ada laporan korban jiwa.

Facebook Comments Box

Penulis : R-001

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan
Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter
Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba
Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎
Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI
KADES KOTO JAYO DIDUGA JADI PEMAIN PETI, ALAT BERAT RHINO KUPAS TANAH TAK BERTUAN SELUAS 1 HEKTARE
Bogor Memanas! 300 Massa PPAK Siap Geruduk Istana Bogor dan Tol Baranangsiang Terancam Ditutup ‎
Sopir Angkot Bogor Demo, Tolak Perda dan Perwali yang Dinilai Bikin Sengsara ‎
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Miris !!! Jalan Desa Durian Sei Balai Rusak dan Becek, Sambut Kedatangan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:19 WIB

Tanggul Waduk Perkebunan Jebol, Belasan Rumah di Batu Bara Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Seram !!! Kabel Listrik Semrawut di Kantor DPRD Kabupaten Toba

Sabtu, 26 September 2026 - 20:28 WIB

Kalapas Cibinong dan Empat Pejabat Dinonaktifkan, Dugaan “Klaster Mewah” Napi Masuk Pemeriksaan Internal ‎

Senin, 21 September 2026 - 23:47 WIB

Terima Aspirasi Buruh KSBSI, Wagub Reny Dorong Mediasi dengan PT NNI

Berita Terbaru

Parlemen

PEMBERDAYAAN PEREMPUAN TINGKATKAN KESEJAHTERAAN

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:34 WIB