DONGGALA | Sangkakala TV –
Balaesang Tanjung adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Indonesia. Kecamatan Balaesang Tanjung berjarak sekitar 150 kilometer dari ibu kota kabupaten Donggala, Kecamatan ini hasil pemekaran wilayah Kecamatan Balaesang.
Kecamatan Balaesang Tanjung Kabupaten Donggala, memiliki sebuah lembaga adat yang disebut TOPOMARADIA yang berfungsi sebagai pengatur dan pengikat masyarakat dalam bertindak dan berprilaku.
Yang menarik dari etnik ini, di tengah era perkembangan zaman yang serba modern dengan ilmu pengetahuan dan teknologi yang serba canggih serta interaksi dengan etnik pendatang, mereka tetap memiliki ketaatan dalam menjunjung aturan adat-istiadat dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
Kecamatan Balaesang Tanjung, ditemukan berbagai macam ikan air tawar yang hidup di dalam aliran air sungai. Salah satunya adalah spesies ikan sidat yang memiliki nilai kandungan gizi yang tinggi.
Ikan sidat sudah sangat langka dan jarang ditemukan di perairan darat Sulawesi Tengah.
Camat Balaisang Tanjung Ismail Mudo Hali,S.Sos di temui di rumah kediamannya, Jumat 6 Agustus 2021, mengatakan ; Alhamdulillah saya bertemu langsung dengan Bapak
Gubernur Sulawesi Tengah H. Rusdi Mastura.

Lanjut Camat, Gubernur Rusdi Mastura mengatakan ; Sesuai program, kita akan bangun jalan lingkar di kecamatan Balaisang Tanjung ini dan akan melalui beberapa Desa.
Karena di Kecamatan Balaisang Tanjung banyak potensi yang akan di kembangkan dan menghasilkan, tentunya akan menjadi komoditi aset Daerah Sulawesi tengah, kata nya.
Selain itu kata Bung Cudi, karena di Balaisang Tanjung ada tambang Emas rakyat yang perlu di kembangkan, kata Cudy melalui Ismail Mudo Hali.
Camat Ismal menuturkan, Alhamdulillah sudah di beri lampu hijau oleh Gubernur Sulawesi Tengah H.Rusdi Mastura untuk pengembangan pembangunan di Kecamatan Balaisang Tanjung.
Rencananya akan di bangun jalan poros dari Desa Walandano dan desa lainnya di rencanakan akan bangun jalan Lingkar insyaallah niat Pak Cudi terwujud, ujar Ismail.
Ada dana hibah dari pusat alasannya pak Gub, Dana taktis nya masuk dana hibah termasuk untuk daerah kecamatan terpencil jelas Ismail.

Beliau menambahkan, terutama daerah Tambang Emas rakyat seluas 36 ribu hektare, lokasi nya Desa Mally, Desa Walandano, Desa Pomolulu dan Desa Palau, jelas Ismail Mudo Hali.
Lanjut dia, ini kita sudah kerja sama dengan PT. CMA Tambang Emas Sulawesi Tengah, di kontrak dari tahun 2021 sampai 2032 kata Camat Balaisang Tanjung Ismail Mudo Hali, S.Sos.
Tentu Rakyat di libat kan di dalam nya dan kerjasama, demi untuk kesejahteraan rakyat serta membuka lapangan kerja yang terbuka bagi pemuda pemudi dan rakyat Balaisang Tanjung dan masyarakat, harap Camat Balaisang Tanjung Ismail Mudo Hali,S.sos.
Camat menambahkan, saya juga berjuang untuk program pembangunan Abrasi Pantai sepanjang 4 kilometer di Desa Walandano, itu pun di janjikan BNPB Provinsi Sulawesi Tengah, potensi lain di desa Mally adalah pengembangan ikan air tawar di danau Ranu dan akan di bantu benih ikan dari Kadis Kelautan dan perikanan Donggala Ir. Muh, Assagaf.
Kemudian tahun 2020 kerja sama PT. ARBA pendirian pengadaan pangkalan Gas 3 kilogram, tujuan nya agar masyarakat tidak susah lagi dalam menggunakan gas atau memperlancar dan tidak ada kelangkaan gas tegas Ismail Mudo Hali. (Hard)








