AEK KANOPAN || Sangkakala 7
Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) sedang mandi di tepi sungai, hilang diseret buaya kedalam alur sungai, di Dusun 6 (enam), Lumban Hariaran Desa Sialang Taji, Kecamatan Kualuh Selatan, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Kepala Desa Sialang Taji menjelaskan, bahwa peristiwa seorang warga di seret buaya dan hilang tenggelam kedalam alur sungai, berawal dari seorang IRT bernama Cenni Nellis Simamora ( 39 Tahun ) warga setempat, bersama anak kandungnya yang baru berusia dua belas (12) tahun mandi di tepi sungai, sekitar jam 18.30 WIB, Rabu sore (20/11/2024).
Disaat korban menyuruh anaknya mengambilkan sabun mandi, tiba-tiba seekor buaya besar menggigit kaki korban dari dalam air sungai, kemudian melihat korban diseret dan di putar oleh buaya di tengah alur sungai, sianak langsung lari kerumah memanggil ayah kandungnya.
Kepala Desa Sialang Taji l. Sirait mengatakan, namun naas setibanya suami korban tiba di tepi sungai, masih melihat tangan istrinya masih terlihat dipermukaan air sungai, dan hanya hitungan satu menit, tangan korban hilang tenggelam kedalam alur sungai.
Kapolsek Kualuh Hulu Polres Labuhan Batu AKP. Nelson Silalahi, SH, MH menjelaskan, setelah mendapat laporan dari masyarakat ada seorang IRT hilang diseret buaya, bersama masyarakat, petugas TNI dan Kepolisian, Basarnas dan BPBD Labura, melakukan pencarian korban, namun hingga semalam sore jam 18.00 WIB, tubuh korban belum juga ditemukan.
Puluhan warga dengan menggunakan perahu motor, masih melakukan pecarian korban, dengan cara menyelusuri dan penyisiran alur sungai hingga malam hari, terus berupaya menemukan tubuh korban.
Penulis : Surya Dharma
Editor : Priyatna








