Motor Baru Aprilia Bergaya Supermoto Dan Enduro, Aprilia SX 125 Dan RX 125, Pakai Mesin 125cc

- Redaktur

Minggu, 7 Maret 2021 - 20:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, | Sangkakala.Tv-
Aprilia resmi merilis dua motor terbaru untuk pasar Eropa, yaitu Aprilia SX 125 dan RX 125.
Keduanya masing-masing punya gaya supermoto dan enduro brother.

Aprilia menargetkan para bikers yang menyukai motor dua alam namun dengan dua pilihan model yang berbeda.
Kedua model tersebut memakai bentuk bodi, rangka sasis, dan mesin yang sama.
Namun keduanya memiliki penggunaan yang berbeda.

Untuk yang lebih menyukai ‘trabasan’ dan off-road, Aprilia RX 125 dirancang untuk aktivitas ini.
Tentunya dengan mengadopsi kaki-kaki dengan ban bertapak tahu alias off-road.

Sedangkan Aprilia SX 125 memiliki gaya supermoto yang disesuaikan untuk dipakai di jalan raya.
Alhasil kaki-kakinya menggunakan ban bertapak on-road yang memang sesuai dengan aspal jalanan.

Aprilia RX 125 dan SX 125 ditenagai oleh mesin DOHC silinder tunggal 125cc, 4 langkah, berpendingin radiator dengan rasio kompresi 12: 1.

Mesinnya menghasilkan 14,75 HP pada 10.000 rpm, dan torsi ekstrem 11,2 Nm pada 8.000 rpm.

Dipadukan dengan girboks 6 kecepatan, mesin ini juga telah diperbarui dengan intake dan filter baru, termasuk busi iridium baru.

Kedua motor ini memiliki suspensi depan tipe jelajah terbalik alias USD dengan berdiameter 41 mm.
Bagian belakang seperti layaknya motor bergaya enduro dan supermoto, memakai monosok di belakang.

Perbedaan keduanya jelas terlihat dari kaki-kakinya, Aprilia RX 125 menggunakan jari-jari depan dan belakang 21 inci – 18 inci.
Sedangkan Aprilia SX 125 bergaya supermoto menggunakan pelek 17 inci di bagian depan dan belakang.

Soal pengereman, keduanya sudah dilengkapi fitur ABS dari Bosch, bobot kedua motor ini berada di angka 134 kg.

Harga Aprilia SX 125 dan RX 125 di pasaran luar negeri sekitar Rp 67 jutaan. (Red)
Sumber; MOTOR Plus

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Manajemen Botani Square–Hotel Santika Pastikan Limbah Dikelola Sesuai Standard ‎
Pembangunan RS Khusus Jantung dan Kanker di Simpang Yasmin Bogor Terus Dikebut, Ditargetkan Rampung 2027
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim Saksikan Studi Analisis Sampah di Situ Gede
Dari Gulma Jadi Rupiah: Eceng Gondok Disulap Jadi Produk Kreatif Jelang Triathlon Humbahas 2026
Kabupaten Bogor Pelopori Pembangkit Listrik Berbasis Sampah, Tanda Era Baru Pengelolaan Lingkungan
Warisan Listrik Zaman Belanda, PLTA Karacak Leuwiliang Masih Beroperasi Hingga Kini
Bayar Tol Kini Tanpa Buka Kaca, Teknologi RFID Flo Mulai Diterapkan di Jabodetabek
Mengangkat Warisan Friedrich Silaban Dalam Konteks Transformasi Digital
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:30 WIB

Manajemen Botani Square–Hotel Santika Pastikan Limbah Dikelola Sesuai Standard ‎

Rabu, 29 April 2026 - 19:49 WIB

Pembangunan RS Khusus Jantung dan Kanker di Simpang Yasmin Bogor Terus Dikebut, Ditargetkan Rampung 2027

Sabtu, 25 April 2026 - 10:14 WIB

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim Saksikan Studi Analisis Sampah di Situ Gede

Kamis, 23 April 2026 - 08:01 WIB

Dari Gulma Jadi Rupiah: Eceng Gondok Disulap Jadi Produk Kreatif Jelang Triathlon Humbahas 2026

Rabu, 22 April 2026 - 21:30 WIB

Kabupaten Bogor Pelopori Pembangkit Listrik Berbasis Sampah, Tanda Era Baru Pengelolaan Lingkungan

Berita Terbaru