Warisan Listrik Zaman Belanda, PLTA Karacak Leuwiliang Masih Beroperasi Hingga Kini

- Redaktur

Senin, 13 April 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi energi modern, sebuah peninggalan bersejarah dari masa kolonial masih berdiri kokoh dan terus memberikan manfaat hingga hari ini. PLTA Karacak menjadi saksi bisu perjalanan panjang kelistrikan di Indonesia. Senin, 13/04/2024.

‎Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Karacak ini mulai dibangun pada tahun 1921 oleh pemerintah kolonial Belanda. Proyek tersebut menjadi salah satu infrastruktur penting pada masanya, mengingat kebutuhan listrik yang terus meningkat, khususnya di wilayah perkotaan.

‎Setelah melalui proses pembangunan selama beberapa tahun, PLTA Karacak resmi beroperasi pada tahun 1926. Pada masa itu, listrik yang dihasilkan dari pembangkit ini tidak hanya dimanfaatkan untuk wilayah sekitar, tetapi juga dialirkan hingga ke Kota Bogor bahkan tersambung ke Batavia kini dikenal sebagai Jakarta.

‎Keberadaan PLTA Karacak menjadi bukti bahwa sistem kelistrikan sudah dirancang dengan cukup maju sejak era kolonial. Dengan teknologi yang terbilang sederhana dibandingkan saat ini, pembangkit ini mampu menjangkau distribusi listrik antarwilayah yang cukup luas.

‎Menariknya, meskipun telah berusia lebih dari satu abad, PLTA Karacak masih tetap beroperasi hingga sekarang. Hal ini menunjukkan kualitas konstruksi dan perencanaan yang matang pada masa itu, sekaligus menjadi warisan berharga dalam sejarah perkembangan energi di Indonesia.

‎Selain berfungsi sebagai pembangkit listrik, kawasan ini juga memiliki nilai historis tinggi dan berpotensi menjadi destinasi edukasi. Banyak pihak menilai bahwa keberadaan PLTA Karacak perlu terus dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari warisan industri dan teknologi bangsa.

‎Di tengah upaya pemerintah mendorong energi terbarukan, PLTA Karacak menjadi contoh nyata bahwa tenaga air telah lama menjadi bagian penting dalam sistem kelistrikan nasional bahkan sejak zaman kolonial.

‎Dengan sejarah panjang dan kontribusinya yang masih terasa hingga kini, PLTA Karacak tidak hanya sekadar pembangkit listrik, tetapi juga simbol ketahanan infrastruktur dan perjalanan energi Indonesia dari masa ke masa.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Bayar Tol Kini Tanpa Buka Kaca, Teknologi RFID Flo Mulai Diterapkan di Jabodetabek
Mengangkat Warisan Friedrich Silaban Dalam Konteks Transformasi Digital
Viral di Media Sosial, Ronda Malam Gunakan Drone Jadi Sorotan Warganet
Deli Serdang Siap Suplai 400 Hingga 600 Ton Sampah untuk Energi Listrik
PLTU Labuhan Angin dan Poldasu Tandatangani Kerjasama Pengamanan Objek Vital Nasional
PLTU Labuhan Angin dan BI Sibolga Kerjasama Pemanfaatan Limbah Operasional Uang Kertas
Perayaan 3 Dekade PLN Indonesia Power di UBP Labuhan Angin Berlangsung Meriah
PLN Indonesia Power Jalin Silaturahmi dengan Kejatisu
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 14:10 WIB

Warisan Listrik Zaman Belanda, PLTA Karacak Leuwiliang Masih Beroperasi Hingga Kini

Kamis, 26 Maret 2026 - 02:09 WIB

Bayar Tol Kini Tanpa Buka Kaca, Teknologi RFID Flo Mulai Diterapkan di Jabodetabek

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:10 WIB

Mengangkat Warisan Friedrich Silaban Dalam Konteks Transformasi Digital

Selasa, 30 Desember 2025 - 03:51 WIB

Viral di Media Sosial, Ronda Malam Gunakan Drone Jadi Sorotan Warganet

Jumat, 7 November 2025 - 17:20 WIB

Deli Serdang Siap Suplai 400 Hingga 600 Ton Sampah untuk Energi Listrik

Berita Terbaru

Peristiwa

Banjir Bandang Terjang Cigudeg Bogor, Permukiman Warga Terendam

Sabtu, 18 Apr 2026 - 23:39 WIB