Junaefi. M. STP. MM Camat Tambun Selatan Mengikuti Zoom Meeting, Guna Memahami Program Silacak Kemenkes RI.

- Redaktur

Senin, 9 Agustus 2021 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAB.BEKASI | Sangkakala TV –
Melalui program Kementerian Kesehatan RI bersama Satgas Penanganan COVID-19 luncurkan Program Penguatan Tracing di kabupaten Bekasi Koramil 01 Tambun Gelar pengkaderan tim Operator Treacer dan Swaber.

Acara bertempat di
Aula Koramil 01/Tambun Jl Sultan Hasanudin No Desa Tambun kecamatan Tambun Selatan, kabupaten Bekasi, Senin 9/8/2021.

Sebanyak 64 orang Relawan tenaga contact tracer dan data manager mengikuti Zoom Meeting, guna memahami program Silacak yang di berikan oleh Kemenkes RI.

Acara di hadiri oleh Mayor Chb Daya Bakir Danramil 01/Tambun, Bpk Junaefi. M. STP. MM Camat Tambun Selatan, Ibu Ernida Kapuskes Jatimulya, Basyariah tim Swaber PKM Jatimulya, seluruh Babinsa Koramil 01/Tambun, dan para relawan.

Menurut Danramil 01 Tambun Mayor Chb Daya Bakir mengatakan, upaya ini dilakukan melalui rekrutmen yang terbuka terhadap relawan contact tracer dan data manager di wilayah Tambun kabupaten Bekasi.

Oleh karena itu petugas yang bekerja sebagai tracer ini adalah mereka yang sudah terbiasa dengan surveilans nanti nya akan berjalan berama Babinsa di wilayah nya masing-masing, “tutur Danramil.

Sebagai Danramil 01 Tambun dirinya berharap semoga dengan Program Penguatan Tracing ini daerah-daerah dapat mendeteksi lebih dari 80% kontak erat dari kasus konfirmasi, ” harapan nya.

Junaefi. M. STP. MM Camat Tambun selatan, Untuk pelacakan kontak erat ditargetkan minimal 80% dan dikarantina dalam waktu 72 jam sejak dikonfirmasi, dan minimal 80% kontak erat dilakukan pemantauan selama 14 hari sejak paparan terakhir.

Saat pelaksanaannya para tracer dapat menggunakan aplikasi pelacakan kontak melalui silacak.kemkes.go.id sebagai salah satu instrumen agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara komprehensif dan terintegrasi, “ujar Camat.

Melalui program ini semoga kita bisa melewati segera masa pandemi ini, Kolaborasi diperlukan dalam pelaksanaan pelacakan kontak yang merupakan komponen penting dalam pemutusan rantai penularan COVID-19,” ucapnya.

Namun demikan perlu adanya monitoring dan supervisi kegiatan pelacakan kontak yang harus dilakukan mulai dari tingkat terkecil yakni Puskesmas “terang Camat.

Kembali Danramil mengatakan terkait program ini relawan contact tracer dibutuhkan karena masih tingginya jumlah kasus harian positif Corona. (Wiro)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui KMP
Pemkab Humbahas Menggelar Rapat Pembahasan Konflik Raja Bius Simanullang Matiti dan Pomparan Op. Patar Munte
Pemkab Tapteng Lakukan Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing Anak Penyintas Bencana
Dinas Pertanian Toba Siapkan Aturan Pola Tanam dan Tertib Tanam
Bupati Humbahas Sampaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027
Wujudkan Manajemen Talenta Berbasis Kompetensi dan Integritas, Pemkab Tapteng Buka Profiling ASN
Bupati Humbahas Dorong Kemajuan Olahraga Dan Pembinaan Generasi Muda
Tekan Inflasi, Pemkab Tapteng Gelar Pasar Murah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 20:04 WIB

Pemkab Tapteng Dorong Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui KMP

Rabu, 16 September 2026 - 19:48 WIB

Pemkab Humbahas Menggelar Rapat Pembahasan Konflik Raja Bius Simanullang Matiti dan Pomparan Op. Patar Munte

Rabu, 16 September 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Tapteng Lakukan Pendampingan Psikososial dan Trauma Healing Anak Penyintas Bencana

Senin, 14 September 2026 - 22:51 WIB

Dinas Pertanian Toba Siapkan Aturan Pola Tanam dan Tertib Tanam

Senin, 14 September 2026 - 22:43 WIB

Bupati Humbahas Sampaikan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027

Berita Terbaru