KAB.TOLITOLI | Sangkakala TV –
Desa Soni terletak di kecamatan Dampal Kabupaten Tolitoli,
Desa ini terbentang aliran sungai dan deretan lereng gunung dan lembah membuat Desa Soni menjadi daerah yang rawan longsor dan banjir.
Sumber penghasilan masyarakat Desa Soni adalah pertanian, perkebunan dan perikanan. Secara geografis di desa soni perekonomian yang paling menonjol adalah persawahan yang luasnya sekitar 250 hektar sawah.
Mocammad Anas Kepala Desa Soni menjelaskan, progres pembangunan di Desa Soni kurang maksimal dengan adanya covid-19, karna terdampak adanya perubahan anggaran sebesar 8% untuk penanganan COVID-19, ungkap Kades Anas.

Sedangkan APBDes bersumber dari ADD dengan jumlah Rp 600 jt dan DD sejumlah 1,1 Miliar yang diakumulasikan 1,7 Miliar, dengan jumlah Penduduk 3.185 jiwa, 973 KK dan jumlah pemilih tetap 3000 jiwa, “jelas Kades Anas.
Selanjutnya Kades Soni Mocammad Anas mengatakan, untuk pembangunan fisik diantara nya adalah pembuatan MCK sebanyak 11 unit di 6 Dusun, bantuan barang kepada masyarakat yang di perdayakan sebesar Rp 5 juta, selain itu ada juga penimbunan tanah (urugan) lapangan dengan anggaran sebesar Rp 90 juta.
Lanjut Kades, untuk Penerapan PPKM Mikro, mendirikan Posko pemantauan dan tak henti-hentinya untuk memberikan himbauan kepada masyarakat baik melalui masjid maupun di tempat lainnya, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, pakai masker, mencuci tangan di air yang mengalir dan jaga jarak.
Kades Mocammad Anas juga berharap semoga virus COVID-19 cepat berlalu agar perekonomian masyarakat membaik kembali. (Hard)








