Pengamanan Unjuk Rasa Aksi Bela Guru Tua Berakhlak, Polda Sulteng Kedepankan Tindakan Humanis

- Redaktur

Jumat, 11 April 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALU, SULTENG || Sangkakala 7
Kepolisian menurunkan 779 personel gabungan Polda Sulteng dan Polresta Palu, Untuk menjaga dan mengawal jalannya penyampaian pendapat dimuka umum yang dilakukan oleh Gerakan Aksi Bela Guru tua berakhlak di jalan Sam Ratulangi Palu, Jumat (11/4/2025),

Ada 3 lokasi yang menjadi sasaran penyampaian aspirasi yaitu di Kantor Gubernur Sulteng, DPRD Sulteng dan Polresta Palu.

Persiapan pasukan pengamanan dipimpin langsung oleh Karoops Polda Sulteng Kombes Pol. Guiseppe Reinhard Gultom di halaman Apel Polresta Palu didampingi Wakapolresta AKBP Andi Batara.

Dalam arahannya Karoops Polda Sulteng itu berpesan untuk menjaga keamanan diri sendiri dan keamanan masyarakat

“Kita berikan pelayanan dan pengamanan sebaik-baiknya, kedepankan tindakan yang bersifat preventif dan preemtif serta humanis,” pintanya.

Karoops Pokda Sulteng juga menegaskan selama pengamanan aksi unjuk rasa tidak ada yang membawa senjata api atau sampai terdengar suara letusan.

Keberadaan kita tentunya untuk mengamankan masyarakat, mengamankan kegiatan yang mereka lakukan. Waspadai adanya pihak pihak yang berupaya melakukan provokasi saat penyampaian aspirasi, pesan Karoops.

Karoops juga meminta masyarakat yang menyampaikan aspirasi kiranya dapat dilakukan secara damai, tanpa tekanan, paksaan atau kekerasan.

Terpisah Kabidhumas Polda Sulteng memastikan kasus dugaan penghinaan atau ujaran kebencian terhadap Almarhum Al-Habib Idrus bin Salim Al-Jufri atau lebih dikenal dengan Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua masih dilakukan penyelidikan oleh Polda Sulteng.

“Sejauh ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan 7 orang sebagai saksi dan telah mengagendakan memanggil ahli pidana, ahli bahasa, ahli ITE, ahli agama untuk diperiksa, minggu depan,” ungkap Djoko.

Sebagaimana laporan yang disampaikan ke Polda Sulteng tanggal 7 April 2025, terlapor adalah saudara MFR alias GFP, ungkapmya.

Kasus ini kata Djoko, bermula dengan beredarnya video yang diunggah di berbagai platfom media sosial yang diduga menghina pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri yang disampaikan oleh MFP alias GFP.

Postingan dugaan penghinaan atau ujaran kebencian terhadap Guru Tua selaku tokoh pendiri Alkhairaat yang dinarasikan oleh MFP Alias GFP diberbagai platform media sosial, akhirnya memantik beragam reaksi kalangan abnaul Khairaat diberbagai daerah di Sulawesi Tengah.

Facebook Comments Box

Penulis : Fitri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*
Menuju Swasembada Pangan, Polres Humbahas Laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak
Bupati dan Kapolres Humbahas Salurkan Beras kepada Masyarakat, Bakti Sosial Hadir di Tengah Warga
*Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Hadiri Penanaman dan Beri Bantuan Alsintan di Sigi*
Jaga Integritas dan Profesionalisme, Polres Humbahas Laksanakan Tes Urine di SPPG
*Polda Sulteng dan Diskominfosantik Sinergi Perkuat Penyampaian Informasi Publik*
Polres Humbahas Dorong Generasi Muda Bijak Gunakan AI
*Patroli Kota Satsamapta Polres Touna Jaga Kamtibmas di Sejumlah Lokasi*
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

*Binroh Nasional Polri, Dai Kamtibmas Polres Parimo Aiptu Zulham Ditunjuk Jadi Penceramah*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Bupati dan Kapolres Humbahas Salurkan Beras kepada Masyarakat, Bakti Sosial Hadir di Tengah Warga

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:30 WIB

*Dukung Swasembada Bawang Putih, Kapolda Sulteng Hadiri Penanaman dan Beri Bantuan Alsintan di Sigi*

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:28 WIB

Jaga Integritas dan Profesionalisme, Polres Humbahas Laksanakan Tes Urine di SPPG

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:22 WIB

*Polda Sulteng dan Diskominfosantik Sinergi Perkuat Penyampaian Informasi Publik*

Berita Terbaru