Forum Akademisi IPB University Dukung Program MBG, Tegaskan Tata Kelola Harus Tepat Sasaran

- Redaktur

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sangkakala 7 || Kabupaten Bogor, Jabar
Forum Akademisi IPB University menyatakan dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Namun demikian, forum tersebut menegaskan bahwa implementasi program harus dilakukan dengan tata kelola yang tepat sasaran serta tetap menjaga peran kampus berada dalam koridor akademik.

‎Anggota Forum Akademisi IPB University, Prof. Ilah Sailah, menyampaikan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam program MBG dimungkinkan, tetapi tidak secara langsung melalui institusi akademik. Menurutnya, partisipasi kampus dapat dilakukan melalui unit usaha berbadan hukum yang dimiliki perguruan tinggi, seperti skema Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).

‎“Harus dipisahkan agar tidak terjadi konflik kepentingan dan tidak mengganggu proses pendidikan,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, pemisahan peran tersebut penting agar kegiatan akademik, seperti pengajaran dan penelitian, tetap berjalan optimal tanpa terpengaruh oleh kepentingan operasional program.

‎Selain itu, Forum Akademisi IPB University juga menyoroti pentingnya sistem monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan dalam pelaksanaan MBG. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan program benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan, serta berjalan efektif dan efisien.

‎Tak hanya itu, forum juga mengingatkan adanya potensi risiko kelebihan gizi di masyarakat apabila program tidak dirancang dengan baik. Oleh karena itu, aspek keseimbangan nutrisi dan edukasi pangan dinilai harus menjadi bagian integral dari pelaksanaan MBG.

‎Dengan pendekatan tata kelola yang tepat serta pengawasan yang konsisten, Forum Akademisi IPB University berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat tanpa menimbulkan dampak negatif di kemudian hari.

Facebook Comments Box

Penulis : Heri

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Kodam XXIII/Palaka Wira Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Melalui Penyuluhan Kanker dan Tumor
RSUD Doloksanggul : “Sanggup Melaksanakan Pelayanan Sesuai Standar Permenkes Nomor 6 Tahun 2024”
Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung
Kepala UPTD Puskesmas Punggava Tompe Sirenja Adwan. SKM, Masih Ada 5 Kasus Stunting
Wabup Tapteng Ajak ASN Menjadi Teladan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala
Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan
Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan
Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Kodam XXIII/Palaka Wira Tingkatkan Kesadaran Kesehatan Melalui Penyuluhan Kanker dan Tumor

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:11 WIB

RSUD Doloksanggul : “Sanggup Melaksanakan Pelayanan Sesuai Standar Permenkes Nomor 6 Tahun 2024”

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:01 WIB

Bupati Humbahas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Cath Lab RSUD Doloksanggul, Tingkatkan Layanan Jantung

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:42 WIB

Kepala UPTD Puskesmas Punggava Tompe Sirenja Adwan. SKM, Masih Ada 5 Kasus Stunting

Selasa, 30 Juni 2026 - 23:26 WIB

Wabup Tapteng Ajak ASN Menjadi Teladan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala

Berita Terbaru