Foto : Dibantu personel Polisi, TNI, dan warga, petugas pemadam kebakaran berupaya menjinakkan api. (Sangkakala 7/Humas Polres Sibolga)
Sibolga, Sumut || Sangkakala 7
Satu unit rumah berlantai dua di Jalan Hiu, Kelurahan Pancuran Kerambil, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, luluh lantak dilalap sijago merah, pada Rabu (16/4/2025), sekitar pukul 13.10 WIB.
Walau tidak ada korban jiwa, kerugian materil atas terbakarnya rumah yang dihuni oleh enam Kepala Keluarga ini, diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Peristiwa kebakaran ini dibernarkan Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta. Melalui Kapolsek Sibolga Samba, Iptu Yuna H Gultom mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui oleh Asrin Lubis (60), salah satu penghuni rumah, yang saat itu tengah melaksanakan salat dzuhur di lantai dua.
“Ia mengaku tiba-tiba merasakan hawa panas dan melihat api telah berkobar dari salah satu kamar di lantai atas. Ia pun segera menyelamatkan diri keluar rumah,” ujar Yuna.
Fitri Adelina Lubis (25), memberikan kesaksian bahwa sekitar pukul 12.30 WIB, ia melihat seorang tamu bernama Anju, yang diketahui merupakan teman dari penghuni rumah Elfriana Tanjung, naik ke lantai dua.
Tak lama setelah Anju turun, Fitri melihat kobaran api dari kamar milik Elfriana, yang berada di lantai dua, dan langsung bergegas keluar untuk menyelamatkan diri.
Untuk menjinakkan api, tiga unit mobil damkar dari Pemko Sibolga, satu unit mobil damkar Pemkab Tapteng, dan empat unit mobil tangki air, diterjunkan ke lokasi. Personel Polri, TNI, Satpol PP, BPBD, serta warga sekitar, turut membantu proses pemadaman. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 14.10 WIB.
“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seluruh bangunan dan harta benda penghuni rumah habis terbakar,” tukas Yuna.
“Penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Di TKP telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara,” sambung Yuna.
Berikut, enam kepala keluarga penghuni rumah yang terbakar, Salwan Lubis (60), Asrin Lubis (60), Ilham Sibarani (40), Ahmad Saifin Zega (50), Eka Ardiansyah Tanjung (29), dan Elfriana Tanjung (26).
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna








