Foto : Bupati dan Wakil Bupati Tapteng foto bersama Pengurus DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga. (Sangkakala 7/Ist)
Jakarta || Sangkakala 7
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga mengupa-upa dan mengulosi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu – Mahmud Efendi, di Gedung Nusantara V Kompleks DPR RI Senayan Jakarta, Sabtu (26/4/2025).
Acara upa-upa dan mengulosi yang memiliki makna perlindungan dan kehangatan dalam adat batak ini, bagian dari rangkaian halalbihalal dan pengukuhan pengurus DPP Gabema Tapteng – Sibolga periode 2024-2029.
Dalam sambutannya, Bupati Masinton Pasaribu atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengucapkan mohon maaf lahir dan batin. Tak lupa, Masinton menyampaikan ucapan selamat atas pelaksanaan halalbihalal dan pengukuhan Pengurus DPP Gabema Tapanuli Tengah – Sibolga periode 2024-2029.
“Saat ini masih dalam suasana Idulfitri Syawal 1446 H, mohon maaf lahir fan batin. Selamat atas pelaksanaan Halalbihalal Gabema Tapteng – Sibolga. Kegiatan ini merupakan sarana bersilaturahmi bagi perantau Sibolga Tapanuli Tengah, yang tetap ingat dengan kampung halamannya,” ujar Masinton.
Masinton mengatakan, ia bersama wakil bupati bertekad mewujudkan Tapanuli Tengah naik kelas, adil untuk semua, dengan berbagai program diantaranya, penataan objek wisata, menjaga kebersihan melalui semangat gotong royong Jumat Bersih.
Menurut Masinton, banyak fasiltas yang masih terbatas dalam mewujudkan Tapteng naik kelas. Beberapa diantaranya adalah, bak sampah masih terbatas. Dengan 20 Kecamatan dan 25 pasar onan, pihaknya nanti akan berupaya menambah bak sampah.
Selain itu, fasilitas mobil pemadam kebakaran yang hanya dua unit sangat tidak memadai. Kondisi ini akan membuat kelabakan jika ada kebakaran di daerah Manduamas atau Sukabangun. Jarak tempuh yang jauh, membuat upaya pemadaman tidak maksimal.
Dalam akses pelayanan kesehatan terkendala pada Puskesmas rawat inap yang masih terbatas.Rumah Sakit Umum Daerah Pandan lokasinya sangat jauh dari beberapa kecamatan. Jika ada warga yang sakit di wilayah Manduamas, Barus, dan Sorkam sekitarnya, harus menempuh waktu tiga hingga empat jam.
“Saya dan wakil bupati berkonsentrasi membangun Rumah Sakit Umum di wilayah Kecamatan Barus sekitar, sehingga dapat mengcover saudara saudara kita yang dari Manduamas,” ucapnya.
Masinton menegaskan, kesemua program tersebut membutuhkan komitmen. Membangun Tapteng butuh cara baru dengan perencanaan yang matang. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah saat ini berkomitmen jika pembangunan itu untuk kemaslahatan masyarakat. Setiap rupiah dari APBD maupun dari APBN harus bisa bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.
Mengakhiri sambutannya Masinton menyampaikan kebanggaannya melihat masyarakat Tapteng yang toleran oleh persatuan adat istiadat. Menyatukan berbagai macam perbedaan melalui adat dan budaya yang tetap terjaga.
“Ke depan, kami mohon saran dan masukan dari keluarga besar Gabema, agar kami bisa memajukan kampung kita, bona pasogit kita Tapanuli Tengah,” pungkas Masinton.
Halalbihalal dan pengukuhan Pengurus DPP Gabema turut dihadiri Ketua Umum DPP Gabema Tapteng – Sibolga Ali Akil Parlindungan Siregar, Sekretaris Umum Dani Hatrin Tampubolon, dan Sekretaris DPP Gabema Tapteng – Sibolga Ikhwan M Situmeang.
Penulis : Dzulfadli Tambunan
Editor : Priyatna







