Penyerapan Tenaga Kerja Putra Daerah Minim, DPRD Tapteng Ultimatum PLTU Labuan Angin

- Redaktur

Senin, 28 April 2025 - 23:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Antonius Hutabarat, Anggota DPRD Tapteng dari fraksi Partai Nasdem. (Sangkakala 7/Ali Akbar Zega)

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Aksi puluhan massa dari Tapian Nauli, Tapanuli Tengah (Tapteng), yang menuntut pihak management PLTU Labuan Angin untuk memberikan kesempatan kepada warga sekitar agar diterima sebagai karyawan, disorot DPRD Tapteng.

Antonius Hutabarat, selaku Anggota DPRD Tapteng dari fraksi Partai Nasdem, menyayangkan minimnya penyerapan tenaga kerja dari putra daerah yang notabenenya masyarakat sekitar PLTU Labuan Angin, sehingga menciptakan aksi unjuk rasa dari sejumlah masyarakat.

“Kita sudah mendengar, ada aksi blokade masyarakat Tapian Nauli di PLTU Labuan Angin, dengan tuntutan penyerapan tenaga kerja lokal sebagai skala prioritas. Jadi menurut saya, tuntutan itu sah-sah saja, tak ada yang salah, dan saya secara pribadi mendukung aksi tersebut, karena warga sekitar juga punya hak untuk mendapat pekerjaan di perusahaan dekat tempat mereka tinggal,” kata Antonius, Senin (28/4/2025).

Politisi yang pernah menjadi Ketua DPRD Tapteng tersebut menegaskan, penyerapan tenaga kerja putra daerah dapat meningkat dan dapat berkontribusi pada pembangunan daerah.

“Coba bayangkan, kalau sebatas cleaning service, atau pekerjaan yang masih bisa mereka kerjakan di PLTU Labuan Angin, harus mempekerjakan pekerja luar daerah, itu sungguh tak adil bagi mereka yang tinggal disana. Harusnya, pekerjaan biasa yah bisalah PLTU serahkan ke warga sekitar, tidak perlu dari luar kota,” ucapnya.

“Soal pekerja ahli, PLTU juga harus prioritaskan putra daerah, menurut kita ada juga yang ahli di Tapanuli Tengah ini, yang berkualitas, dan yang sudah teruji, kenapa harus dipaksakan dari luar kota. Ini yang tadi saya sebut itu, PLTU Labuan Angin sepertinya tidak peduli dengan masyarakat sekitar,” lanjutnya.

Politisi senior ini juga menegaskan, apabila nantinya ada masyarakat sekitar yang membuat laporan terhadap penyerapan tenaga kerja yang tidak adil bagi mereka ke DPRD Tapteng, maka dirinya memastikan akan menindaklanjutinya segera.

“Kalau nanti kita menerima laporan dari masyarakat, maka saya pastikan DPRD Tapteng akan segera mengkroscek daftar karyawan disana, berapa persen penyerapan tenaga kerja,” tegasnya.

Sebelumnya, puluhan masyarakat Tapian Nauli, melakukan aksi blokade akses jalan menuju PLTU Labuan Angin menuntut pihak manegement memberikan kesempatan kepada warga sekitar agar diterima sebagai karyawan. Warga menutup jalan dengan menggunakan bambu dan membariskan sejumlah kenderaan. Akibatnya, aktivitas jalan PLTU bagaikan mogok dan terlihat sejumlah kenderaan PLTU tidak dapat keluar dan masuk ke PLTU.

Pada aksi tersebut, selaku Asmen Bidang ADM, Ade Gorat menyebutkan, pihaknya mengakomodir permintaan warga.

“Buat sementara ini kami terima dan nantinya kami sampaikan ke maneger, dan semoga akan memprioritaskan 5 warga Mungkur untuk menjadi pekerja dan kalau ada tambahan, saya belum bisa beri jawaban yang pasti, dan bila ada nantinya PLTU membutuhkan karyawan, ya kita akan buka lowongan kerja mengedepankan masyarakat Mungkur,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Ali Akbar Zega

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Olahraga Bukan Lagi Sekadar Aktivitas Fisik, Melainkan Telah Bertransformasi Menjadi Pilar Baru Penguat Ekonomi
Pengembangan Cagar Budaya Dapat Mendorong Wisata Budaya, Wisata Religi, dan Ekonomi Budaya Berbasis Masyarakat
Generasi Muda Memiliki Peran Penting Melestarikan dan Promosikan Budaya Warisan Leluhur ke Berbagai Belahan Dunia
Pesatnya Perkembangan IPTEK Harus Diimbangi dengan Peningkatan Literasi Digital Sejak Dini
Perubahan APBD 2026 Toba: Pendapatan Turun, Belanja Naik Rp6,2 Miliar
DPRD Toba Gelar Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden
Perlinsos Dirancang untuk Mendorong Penyaluran Bantuan Sosial yang Lebih Tepat Sasaran, Transparan, dan Berbasis Data
Perkuat Kerukunan Umat Beragama serta Ciptakan Kehidupan Masyarakat yang Harmonis
Berita ini 412 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Olahraga Bukan Lagi Sekadar Aktivitas Fisik, Melainkan Telah Bertransformasi Menjadi Pilar Baru Penguat Ekonomi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Pengembangan Cagar Budaya Dapat Mendorong Wisata Budaya, Wisata Religi, dan Ekonomi Budaya Berbasis Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:52 WIB

Generasi Muda Memiliki Peran Penting Melestarikan dan Promosikan Budaya Warisan Leluhur ke Berbagai Belahan Dunia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:53 WIB

Pesatnya Perkembangan IPTEK Harus Diimbangi dengan Peningkatan Literasi Digital Sejak Dini

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Perubahan APBD 2026 Toba: Pendapatan Turun, Belanja Naik Rp6,2 Miliar

Berita Terbaru