Ketua TP Posyandu Taput Tinjau Pelaksanaan Simulasi Layanan ‘New Posyandu’ di Desa Parhorboan

- Redaktur

Senin, 5 Mei 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI UTARA || Sangkakala 7
Ketua TP Posyandu Taput Ny Neny Angelina JTP Hutabarat br Purba Tinjau Pelaksanaan simulasi Layanan ‘New Posyandu’ di Desa Parhorboan, kecamatan Pagaran, Senin, 5 Mei 2025.

Turut hadir pada acara tersebut, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Taput Ny Popria David Sipahutar, Camat Pagaran, para kepala desa, jajaran pengurus TP PKK kabupaten, kecamatan, dan desa, para kader Posyandu, serta masyarakat, termasuk para orang tua dan lansia.

Konsep ‘New Posyandu’ merupakan transformasi dari Posyandu tradisional yang fokus pada kesehatan, menjadi sebuah wadah yang lebih luas dengan mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM)antara lain: kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas), serta sosial dimana.

Leading sektor New Posyandu adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Perangkat Daerah terkait antara lain, Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Satuan Polisi Pamong Praja serta Kepolisian.

Ketua TP Posyandu Kabupaten Taput dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan perwakilan dinas yang hadir dalam kegiatan hari ini. “Terima kasih atas kehadiran dan dukungan semua pihak.

Kehadiran kita hari ini adalah bukti nyata bahwa kita peduli pada kesehatan masyarakat. Saya menekankan pentingnya ketulusan dalam melayani. Mari kita bekerja dengan hati agar New Posyandu ini benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Ketua TP Posyandu mengatakan bahwa new Posyandu berperan sebagai ujung tombak pelayanan di desa, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pemerataan akses pelayanan.

“Jika masyarakat terkendali dalam menemukan Solusi atas masalah yang ada di desa, maka kepala desa berkordinasi ke camat lalu secara langsung mengarahkan perangkat daerah terkait untuk segera menangani masalah tersebut”.

Ketua TP Posyandu mengapresiasi kebutuhan alat Kesehatan sudah terpenuhi di desa ini dan cukup lengkap.
“Saya cukup senang karena alat kesehatan di desa ini sudah cukup lengkap, ini jadi modal penting untuk meningkatkan layanan di Desa Parhorboan.” Tambahnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa seluruh program yang berkaitan Ibu Ketua TP PKK telah dialokasikan dalam Dana Desa. “Saya juga ingatkan semua program yang melekat dengan TP PKK, Posyandu dan Paud sudah ada di tampung di anggaran Dana Desa, jadi mari kita bersama-sama bergerak untuk melaksanakannya dengan baik,” tambahnya.

“Saya berharap Tapanuli Utara bisa menjadi Kabupaten Layak Anak. Kita harus masuk ke sekolah-sekolah, memberi edukasi tentang seksualitas, pencegahan KDRT, dan perlindungan anak melalui kerja sama lintas sectoral untuk masa depan anak yang bagus dan berkualitas.”, tegas Ketua TP Posyandu.

Pada kesempatan sebelumnya, disampaikan sambutan Ketua TP PKK desa Parhoroboan dilanjutkan sambutan Ketua TP PKK Kecamatan kemudian Kepala Desa Parhorboan serta Camat Pagaran yang menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan di wilayahnya. Ia menyadari bahwa keberhasilan program New Posyandu bukan hanya tanggung jawab desa tetapi memerlukan dukungan dan sinergi dari tingkat kecamatan hingga kabupaten.

Desa Parhorboan menjadi salah satu dari 5 Desa yang menjadi Pilot Projekt New Posyandu di Kabupaten Tapanuli Utara adalah Desa Lobuhole dan Desa Sitompul di Kecamatan Siatas Barita, Desa Parhorboan Kecamatan Pagaran, Desa Sitolu Ama dan Desa Lumban Gaol Kecamatan Pahae Julu.

Pada kesempatan tersebut para pengurus TP PKK Kabupaten meninjau pelaksanaan simulasi ‘New Posyandu’ yang melibatkan kader posyandu, Pemerintahan Desa dan masyarakat serta beberapa Perangkat Daerah. Dijelaskan juga apabila tidak dapat diselesaikan di lingkup desa maka pengaduan dapat dilanjutkan ke Perangkat Daerah terkait atas persetujuan camat dan kepala desa.

Facebook Comments Box

Penulis : Tohap Simaremare

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan
Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan
Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala
SPPG Baranangsiang Polresta Bogor II Resmi Dibuka, Kadin Pastikan Standar Higiene dan Keamanan Terpenuhi
Forum Akademisi IPB University Dukung Program MBG, Tegaskan Tata Kelola Harus Tepat Sasaran
Pemkab Humbahas Dorong Implementasi GERMAS Lewat Advokasi Kesehatan
Polisi Sehat, Pelayanan Meningkat: Polres Humbahas Gelar Pemeriksaan Kesehatan Berkala
YKI Kota Bogor Bahas Rencana Gala Dinner & Charity Concert
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 11:32 WIB

Budayakan Malu, Stop Buang Air Besar Sembarangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:13 WIB

Perkuat Pelayanan Kesehatan, Pemkab Humbahas Jalin Kerja Sama dengan RS Columbia Asia Medan

Selasa, 12 Mei 2026 - 00:28 WIB

Kapus Kayuwou Sindue Tobata Efendi, SKM : Kecamatan Sindue Tobata Stunting Terendah ke-2 di Tingkat Kabupaten Donggala

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:14 WIB

SPPG Baranangsiang Polresta Bogor II Resmi Dibuka, Kadin Pastikan Standar Higiene dan Keamanan Terpenuhi

Kamis, 7 Mei 2026 - 05:12 WIB

Forum Akademisi IPB University Dukung Program MBG, Tegaskan Tata Kelola Harus Tepat Sasaran

Berita Terbaru