Kerusakan Lingkungan Semakin Meluas, Bupati Tapteng Tinjau Lokasi Perambahan Hutan

- Redaktur

Kamis, 31 Juli 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bupati dan Wakil Bupati Tapteng meninjau lokasi Perambahan hutan di Desa Aek Raso, Rabu (30/7/2025).

Tapteng, Sumut || Sangkakala 7
Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) meninjau lokasi perambahan hutan di Desa Aek Raso, Kecamatan Sorkam Barat, Rabu (30/7/2025).

Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons atas laporan masyarakat dan kekhawatiran akan kerusakan lingkungan yang semakin meluas.

Dari hasil pemantauan di lapangan, ditemukan sejumlah area yang telah dibuka dan dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dan perkebunan tanpa izin yang sah.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebutuhan ekonomi masyarakat dengan pelestarian lingkungan hidup.

Ia memahami, sebagian warga yang membuka lahan demi memenuhi kebutuhan hidup. Namun menurutnya, pengelolaan harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

“Kita tidak ingin menutup mata terhadap aktivitas ini. Namun, kita juga harus mencari solusi terbaik,” ujar Masinton.

Jika memang lahan sudah terlanjur dikelola, Masinton mengarahkan agar pengelolaannya dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab.

Namun walaupun demikian, Masinton mengimbau warga tidak lagi membuka hutan secara liar.

Ia mendorong agar warga tetap mengelola lahan dengan menanam tanaman hutan dengan menerapkan pola pertanian ramah lingkungan, dan dapat mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kita akan koordinasikan dengan instansi terkait agar dilakukan kajian tanaman apa nanti yang cocok. Apakah itu jengkol, petai, aren atau apalah. Asalkan jangan sawit,” tukasnya.

Dengan demikian, sambung Masinton, masyarakat tetap bisa memanfaatkan lahan tanpa harus merusak ekosistem hutan.

Masih kata Masinton, Pemkab Tapteng berkomitmen untuk terus mengedukasi dan membina masyarakat dalam pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

“Pemerintah daerah siap memfasilitasi agar warga mendapat pembinaan dan pendampingan, baik dari segi teknik pertanian maupun aspek hukum. Ini penting agar tidak terjadi konflik di kemudian hari,” imbuhnya.

Bupati menambahkan, pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan pengelolaan yang bijak, lahan bisa memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat tanpa merusak hutan sebagai penyangga kehidupan.

“Pelestarian hutan merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan generasi mendatang,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Dzulfadli Tambunan

Editor : Priyatna

Berita Terkait

Humbahas Raih Juara I pada Tiga Kategori Lomba Posyandu dan PTP2WKSS Tingkat Sumut 2026
Bupati Humbahas Tinjau Pembangunan Jalan Menuju SMAN 3 Lintongnihuta
Perkuat Kualitas ASN, Bupati Humbang Hasundutan Audiensi dengan Waaspersonel Panglima TNI
Jembatan Garuda Rakkom Desa Purba Baringin Rampung, Warga Sampaikan Terima Kasih kepada Presiden
Kecamatan Baktiraja Wakili Humbahas dalam Penilaian Kecamatan Terbaik Tingkat Provinsi Sumut 2026
Buka Rapat Tim Terpadu Pengawasan Ormas, Wakil Bupati Tapteng: Perkuat Sinergi dan Jaga Kondusivitas Daerah
Ketua TP PKK Tapteng Dukung Peningkatan Kreativitas Kader dan Peluncuran SIPANDA
Bupati Asep Surya Atmaja Minta Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan dan Perbaikan Jalan
Berita ini 99 kali dibaca